Forum Puspa Edukasi Internet Sehat bagi Perempuan di Bailang

IMG-20210818-WA0009

Manado, SULUTREVIEW

Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), intens mengedukasi para perempuan di Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken, dengan berbagai materi yang memberikan manfaat.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Forum Puspa Sulut, dr Laura Telew, pada penyampaian materinya mengupas tentang bagaimana menggunakan internet secara baik dan bertanggung jawab

“Internet merupakan media penyaji informasi yang sangat luas kehadirannya. Karena mampu membuka jendela dunia dan membuka cakrawala, bahkan menembus batas dan membukakan kebekuan sumber informasi,” katanya dalam sosialisasi Internet Sehat Bagi Perempuan di Kelurahan Bailang Manado, Selasa (9/10/2018).

Tak itu saja, dr Laura juga merinci tentang manfaat internet yang dapat menambah wawasan, lebih efisien, memudahkan komunikasi, meningkatkan pengetahuan, mendorong kemandirian, sarana pendidikan jarak jauh, sarana hiburan, memudahkan pekerjaan bisnis dan belanja online.

“Merupakan suatu keprihatinan terhadap para pengguna aktif internet yang lebih dominan menggunakan internet dengan tidak tepat. Karena mereka lebih banyak menyalahgunakan daripada memanfaatkan internet. Bahkan  melakukan kejahatan dunia maya, menyebar fitnah dan lainnya,” jelasnya sembari menambahkan bahwa penggunaan internet ada payung hukumnya, yakni UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Senada disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sulut (LPA) dan Satgas Perlindungan Anak, Dra Jull Takaliuang bahwa terjadinya kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di wilayah Kelurahan Bailang, salah satunya dipicu oleh bebasnya penggunaan smartphone atau gadget yang tanpa pengawasan atau filter dari orang tua.

“Menyelamatkan satu anak sama dengan menyelamatkan generasi. Karena itu betapa pentingnya pengawasan dari orang tua,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Puspa Sulut, Pdt Dr Revly O Pessak MTh mengatakan bahwa berbagai kegiatan yang dilaksanakan merupakan sarana bagi kaum perempuan di Kelurahan Bailang untuk menuai manfaat.

Ketua Forum Puspa Sulut, Pdt Dr Revly O Pessak MTh.

“Forum Puspa, berupaya mencari akar permasalahan yang ada di Kelurahan Bailang. Karena kami tidak mencari kasus. Nah salah satunya adalah penggunaan internet. Dalam hal ini orang tua harus peka melihat aktivitas anak, untuk kemudian mengarahkannya pada hal yang positif. Selain itu, kaum perempuan juga dapat menggunakan internet untuk mendatangkan pasive income.,” jelasnya.

Selain itu, dikatakan Pessak, kegiatan yang dibiayai Kementerian P3A, dikemas sedemikian rupa dengan 16 kegiatan yang oleh forum Puspa dibagi dalam dua tahap. Yakni tahap pertama11 kegiatan yang berlangsung dari tanggal 8 sampai 19 Oktober 2018.

“Edukasi dan pelatiham yang dilakukan forum Puspa tujuannya membuka mindset kaum perempuan di Bailang. Ke depannya kami juga akan menggandeng sejumlah BUMN sebagai mitra dengan program CSR. Hal itu akan direalisasikan dalam pemenuhan kebutuhan sarana penerangan maupun peralatan pertukangan,” tukasnya.

Diketahui, dipilihnya Bailang, karena daerah ini  berdasar catatan data Polda Sulut merupakan titik merah untuk tindak kekerasan perempuan dan anak maupun kekerasan seksual pada perempuan dan anak. Diikuti Minsel dan Bitung.(hld)

banner 300x250