Ratusan Peneliti Bakal Bahas Marine Tourism di Unsrat

MANADO, SULUTREVIEW

Ratusan peneliti yang datang dari berbagai negara, seperti Malaysia, Brunei, Australia dan Jerman bakal kumpul di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) untuk membahas topik menarik ‘Optimal Decisions for Marine Tourism’.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsrat, Prof Dr Benny Pinontoan MSc
mengatakan materi bahasan diharapkan akan menghasilkan keputusan-keputusan optimal tentang pariwisata kelautan seperti yang sudah dijelaskan.

“Melalui operation riset yang adalah istilah matematika, akan berhubungan dalam pengambilan keputusan. Di mana pariwisata maritim itu merupakan unggulan seluruh daerah di Indonesia. Termasuk Sulawesi Utara (Sulut),” katanya sambil menambahkan pariwisata maritim adalah prime over.

“Melalui pembahasan tersebut akan kita terapkan konsep-konsep optimalisasi,” ujarnya.

Sampai saat ini, sudah mendaftar 200-an peneliti dan 100 lebih dari tingkat nasional. “Ada 300-an penelitian yang akan hadir. Nantinya, ada 10 peneliti yang hasil tulisannya akan dipublikasi di prosedur internasional,” ujarnya.

Sebelumnya dikatakan President Indonesian Operation and Research Association (IORA), Prof H Sudradjat Supian MSc PhD, tokoh-tokoh para ahli dalam bidang operation riset merupakan salah satu matematika terapan lanjut yang diaplikasikan dalam berbagai bidang, yakni bidang industri, pemerintahan, financial,  ekonomi dan sosial politik.

“Operation riset materi tersebut untuk berbagai bidang, untuk industri, pemerintahan, LSM, politikus, bidang militer dan berbagai aspek bidang interdisiplin ilmu, yang dikembangkan di Inggris, Amerika dan Kanada,” sebutnya.

Menariknya dipilihnya Unsrat merupakan hasil diskusi setelah pelaksanaan tahun 2017 lalu. “Pak Dekan FMIPA ditunjuk sebagai tuan rumah. Dan selanjutnya tahun depan Brunei,” katanya.

IORA sendiri, lanjut Sudradjat sudah dirintis sejak 2007. Kemudian berkembang tahun 2011 setelah itu diputuskan untuk bentuk asosiasi.

“Operation riset output-nya, riset dari para peneliti akan dipublikasi melalui jurnal internasional. Ini menjadi kesempatan untuk diakui dunia,” tukasnya.

Ketua Panitia, Dr Nelson Nainggolan mengatakan merupakan suatu kebanggaan FMIPA Unsrat menjadi tuan rumah menyelenggara seminar.

“Seminar ini akan dilaksanakan atas kerja sama IORA, dan melalui kegiatan tersebut para peneliti akan bertukar pengalaman penelitian riset. Bahkan peserta bisa tahu sampai di mana penerlitian terbatu yang berkembang saat ini,” tandasnya.

Hadir sebagai pembicara, Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti,.Prolf Andreas Ernst (Monash Univ, Australia), Prof Stefan Steiner Umv of Waterioo Canada dan lainnya.(eda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *