TNI AL Melonguane Gelar Coffee Morning Bahas Keselamatan Laut dan Kemaritiman

MELONGUANE, SULUTREVIEW

Pangkalan TNI AL Melonguane menggelar acara coffee morning bersama Forkopimda, unsur Maritim dan Forum wartawan Perbatasan  dalam rangka membahas sosialisasi Keselamatan Pelayaran di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Beberapa hal terkait keselamatan dan kemaritiman di bahas dalam pertemuan yang bersifat tak formal tersebut.

Salah satu masalah yang dipaparkan dalam pertemuan santai tersebut adalah tidak dimilikinya ijin trayek speed boat (kapal cepat) yang menggangkut penumpang lintas pulau yaitu Melong, Lirung dan Kabaruan.

Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Talaud Leida Dahlan menjelaskan bahwa menurut data Dinas Perhubungan kurang lebih ada enam puluh speed boat (kapal cepat) yang melayani penyebrangan antar pulau dan semuanya tidak memiliki ijin trayek.

Terkait hal tersebut Dahlan menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pemilik speed boat, dan dari pertemuan tersebut disepakati bahwa Dinas Perhubungan memberikan waktu selama tiga bulan kepada pemilik speed boat untuk mengurus ijin trayek.

“Dinas Perhubungan memberikan aktu sampai bulan november untuk mengurus ijin trayek, jika tidak mengurus dan ijin trayeknya tidak keluar, maka akan diberikan larangan untuk mengangkut penumpang,” jelas Dahlan.

Selain itu Dahlan juga mengungkapkan bahwa menurut informasi yang diterima ada kapal ikan yang dijadikan sebagai kapal pengangkut penumpang.

Untuk itu Sekertaris Dinas Perhubungan meminta Dinas Perikanan agar melakukan penertiban terhadap kapal-kapal tersebut, karena menurut Dahlan spesifikasi kapal pengangkut penumpang beda dengan kapal pengangkut ikan.

Danlanal Melonguane Letkol (Mar) Augustinus Purba berharap lewat diskusi santai tersebut dapat membantu menemukan solusi untuk berbagai permasalahan yang berkaitan dengan keselamatan laut serta hal-hal yang berhubungan dengan kemaritiman dan kemudian bisa di sosialisasikan kepada masyarakat.

“Harapan saya dengan kehadiran Bapak Ibu disini kita bisa memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat kita bahwa wilayah kita ini sembilan puluh enam persen adalah lautan, banyak kegiatan yang dilakukan di laut sehingga kita harus mengeliminir yang namanya laka laut,” ujar Purba di Mako Al Melonguane, Selasa (28/8/2018).

Danlanal menambahkan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat melaksanakan aktivitas di laut

“Kami dari pangkalan akan berusaha untuk membantu masyarakat yang mengalami kecelakaan di laut,  terakhir kemarin, kita menggerakan unsur KAL dalam rangka  pencarian masyarakat yang mengalami kecelakaan di laut,” ungkap Danlanal.

Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip yang turut menghadiri acara tersebut sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara coffee morning Forkopimda, Unsur Maritim dan Forum Wartawan Perbatasan tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Talaud Max F.M Lua, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP. M. Deny. I. Situmorang Dandim 1312/Talaud Letkol (Arm) Gregorius Eka Setiawan yang diwakili oleh Kepala Staf Kodim 1312/Talaud Mayor (Inf) Sigfried Panaha, Kajari Kepulauan Talaud Sutikno yang diwakili oleh Kasi Pidum Bobby O.J. Selang serta seluruh unsur yang berkaitan dengan kemaritiman yang ada di Kabupaten Talaud.(fanly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *