Ini Kata Rektor Unsrat Cara Atasi Sampah

MANADO, SULUTREVIEW

Mengatasi sampah bukan hal mudah, karena perlu kepedulian semua pihak. Makanya tak heran jika BBC News mencatat bahwa permasalahan sampah plastik di Indonesia sudah sangat akut. Bahkan semua kota besar tidak lepas dari krisis sampah plastik.

“Tantangan kita adalah mendapatkan sikap publik yang merata yang diikuti kemauan politik,” ungkap Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA dalam Workshop yang digelar Jumat (10/8/2018).

Untuk itu, rektor menyarankan agar setiap kampanye politik atau calon pemimpin wajib menyertakan komitmen terhadap lingkungan hidup.

“Pemecahan masalah sampah plastik harus melibatkan seluruh pihak termasuk penegakan hukum, pendidikan dan keteladanan sosial, juga mendidik siswa/mahasiswa agar mencintai lingkungan harus diimbangi dengan perilaku semua komponen masyarakat. It takes a village to educate one person,” tandasnya.

Rektor berharap lewat workshop ini dapat dihasilkan berbagai pendekatan yang tersistem serta berkelanjutan, sehingga tidak hanya berkutat di teori semata tetapi solusi-solusi praktis yang dapat dilaksanakan.

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang diwakili Dr Nani Hendiarti sebagai Asisten Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, IPTEK dan Budaya Maritim dalam pemaparannya membahas Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah.

Lebih jauh, Asisten Deputi memaparkan 5 strategi dalam rencana aksi nasional, perubahan perilaku, mengurangi kebocoran dari darat, mengurangi kebocoran dari laut, peningkatan penegakan hukum dan pendanaan serta penelitian dan pengembangan.

Workshop ini kerjasama Universitas Sam Ratulangi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *