Nasabah Setia PT Pegadaian Menangkan Honda Mobilio dan Umroh

0
699

Manado, SULUTREVIEW – Undian “Kemilau Emas Pegadaian” tahap I tahun 2017 yang digelar Sabtu (22/7/2017) baru-baru ini berhasil mengantarkan Nurhani Ladewa nasabah kantor cabang Pegadaian Palu Barat sebagai pemenang Honda Mobilio.

Sedangkan hadiah umroh dimenangkan Nazar Ali AH nasabah UPS Besusu kantor cabang Pegadaian Syariah Palu Plaza.

Pemimpin Pegadaian Wilayah V Manado, Edi Sarwono didampingi pejabat kepolisian, notaris, mitra kerja perbankan dan asuransi mengatakan undian “Kemilau Emas Pegadaian” merupakan bentuk pemberian penghargaan atas loyalitas pemanfaatan produk sebagai solusi kebutuhan keuangan yang jumlahnya telah mencapai 8 juta orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jajaran pimpinan Pegadaian wilayah V yang terdiri dari Manado, Gorontalo, Palu, Sorong dan Jayapura

“Pemberian hadiah kami harapkan dapat mendorong penambahan nasabah baru serta membuat nasabah lama tetap loyal,” kata Edy di Manado Town Square Sabtu (22/7/2017).

Lebih jauh, sebut Edy pemberian hadiah merupakan bentuk apresiasi Pegadaian terhadap nasabah supaya semakin banyak bertransaksi. “Semakin banyak transaksi maka semakin banyak poin yang diundi dan semakin besar peluang untuk mmenjadi pemenang,” tukasnya sembari menambahkaan pemenang tidak dipungut biaya, karena administrasi sudah ditanggung Pegadaian. “Untuk itu jika ada pihak-pihak yang meminta uang agar diabaikan saja, sebab itu adalah penipuan,” tandasnya.

Menariknya di momen penuh kebersamaan “Kemilau Emas Pegadaian” dimeriahkan dengan bintang tamu Tia AFI yang tampil atraktif dengan lagu-lagunya. Bahkan sesekali penonton diajak untuk menyanyi bersama.

Tak itu saja, selain hadiah mobil dan umroh, Pegadaian Kanwil V Manado juga membagikan emas batangan sebanyak 73 keping dengan berat total 182,5 gram.

Diketahui, total kredit yang dicapai Pegadaian wilayah V Manado yang meliputi Kota Manado, Gorontalo, Palu, Sorong dan Jayapura hingga 30 Juni 2017 tercatat Rp4,2 triliun. Sedangkan sebelumnya hingga 31 Desember 2016 sebesar Rp8,3 triliun. Sementara untuk Sulawesi Utara sebesar Rp1,4 triliun hingga 30 Juni 2017 dan Rp2,8 triliun hingga 31 Desember 2016.(hilda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here