Ditpolairud Polda Sulut Bergerak Cepat Selamatkan Kapal Tanker MT Mika Zayn yang Terbakar di Selat Lembeh

Bitung, Sulutreview.com – Respons cepat terus ditunjukan jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara dalam penanganan kebakaran kapal tanker MT Mika Zayn di perairan Selat Lembeh, Kota Bitung, Minggu (1/11/2026) malam.

Kapal tersebut dilaporkan terbakar sekitar pukul 20.20 WITA, tepatnya di depan Pelabuhan PT MNS. Insiden ini langsung mendapat perhatian aparat kepolisian setelah menerima laporan dari masyarakat.

Tanpa menunggu lama, personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan kapal patroli KP SBU XV-2002.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan di sekitar area kebakaran sekaligus memantau kondisi awak kapal guna memastikan keselamatan mereka di tengah situasi darurat.

Langkah cepat tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Personel Ditpolairud kembali melakukan pengawalan terhadap MT Mika Zayn hingga kapal tersebut dapat bersandar dengan aman di Pelabuhan Samudra Bitung.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan awak kapal berjalan aman, sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya risiko lanjutan pascakebakaran.

Setibanya di pelabuhan, para awak kapal langsung disambut jajaran Polres Bitung yang dipimpin Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho. Turut hadir tim Satrol Bitung Kodaeral VIII manado, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung untuk mendukung penanganan lebih lanjut.

Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., menegaskan bahwa keselamatan jiwa merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan keadaan darurat di wilayah perairan.

“Kehadiran kami di perairan adalah untuk menjaga keselamatan setiap orang yang berlayar. Tidak ada kata terlambat untuk hadir, karena nyawa dan keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” tegas Bayuaji.

Menurutnya, kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan, khususnya terhadap masyarakat pengguna transportasi laut.

Pihak Ditpolairud Polda Sulut juga berharap seluruh awak kapal tetap dalam kondisi sehat dan selamat. Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memastikan kelengkapan peralatan keselamatan serta kelaikan kapal sebelum melakukan pelayaran.

Di sisi lain, masyarakat dan seluruh pengguna transportasi laut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan prosedur keselamatan pelayaran, serta segera melaporkan apabila menemukan situasi darurat di perairan.

Untuk mempercepat penanganan keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian 110.

Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H. mengatakan, bahwa kecepatan respons, koordinasi lintas instansi, dan keselamatan manusia menjadi hal utama dalam penanganan insiden kebakaran kapal di perairan Selat Lembeh,” pungkas Dirpolairud yang sangat dekat dengan wartawan ini.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *