DLH Manado Bantah Truk Sampah dalam Video Viral Milik Pemkot

MANADO, Sulutreview.com — Video yang memperlihatkan kendaraan pengangkut sampah dengan kondisi ban yang disebut botak dan diduga kekurangan satu ban beredar di media sosial Facebook. Video tersebut menuai perhatian publik, terutama terkait kelayakan armada pengangkut sampah di Kota Manado.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Denny Deddy Sangkaen, S.E., M.E., menegaskan bahwa kendaraan yang terlihat dalam video tersebut bukan merupakan armada operasional milik DLH Kota Manado.

Menurut Denny, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan operasional DLH sekitar tiga hari sebelum video tersebut viral di media sosial.
“Tiga hari sebelum viral di Facebook, kendaraan operasional DLH sudah dicek. Tidak ada mobil sampah yang kondisinya seperti itu,” jelas Denny.

Ia menjelaskan, apabila kendaraan dalam video tersebut memang digunakan untuk mengangkut sampah di wilayah Kota Manado, ada kemungkinan kendaraan itu merupakan armada yang dikelola oleh pihak lain. “Yang sedemikian bisa jadi itu milik swasta,” ujarnya.

Denny menambahkan, klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di media sosial. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak langsung mengidentifikasi kendaraan dalam video tersebut sebagai armada milik DLH Kota Manado.

Meski demikian, beredarnya video itu tetap menjadi perhatian karena berkaitan dengan kelayakan kendaraan pengangkut sampah serta kualitas pelayanan persampahan kepada masyarakat.

DLH Kota Manado menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap armada operasional merupakan bagian dari upaya memastikan kendaraan yang digunakan dalam pelayanan persampahan berada dalam kondisi layak.

Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai status kendaraan yang menjadi sorotan di media sosial, sekaligus mendorong penyampaian informasi yang akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.(anq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *