MANADO, Sulutreview.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara berlangsung di lapangan Kantor Gubernur Sulut, Rabu (23/9/2026), dengan dihadiri pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Sulut bersama jajaran pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.
Kehadiran jajaran legislatif tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan hari jadi Provinsi Sulut yang diikuti oleh unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai elemen masyarakat.
Dari unsur pimpinan DPRD Sulut, tampak hadir Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, Wakil Ketua Michaela Elsiana Paruntu, Wakil Ketua Royke Anter dan Wakil Ketua Stella Runtuwene.
Sejumlah anggota DPRD Sulut juga terpantau menghadiri upacara tersebut. Mereka di antaranya Rocky Wowor, Nick Adicipta Lomban, Irene Golda, Louis Schramm, Tony Supit dan Ruslan Gani. Selain pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen turut hadir dalam upacara tersebut.
Peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulut menjadi momentum refleksi perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam melanjutkan pembangunan Sulut.
Kehadiran jajaran DPRD Sulut dalam upacara tersebut menunjukkan keterlibatan lembaga legislatif dalam momentum penting bagi daerah, sekaligus mempererat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulut dalam menjalankan agenda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam sambutan serta arahannya menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Seluruh elemen daerah harus memiliki gerak yang sama agar berbagai potensi Sulut dapat dioptimalkan.
“Tidak akan tercapai jika kita berjalan sendiri-sendiri. Kita semua harus bersinergi dan berkolaborasi,” katanya.
Ia kemudian menyerukan agar seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki Sulut bergerak dalam satu arah dan tujuan.
“Utamakan sinergi dan kolaborasi agar seluruh potensi dan kekuatan yang kita miliki bergerak satu arah, satu tujuan dan satu komando,” lanjutnya.
Semangat tersebut juga dikaitkan dengan nilai gotong royong dan mapalus yang selama ini menjadi bagian dari jati diri masyarakat Sulut.
“Dengan semangat gotong royong dan mapalus, kita membangun daerah. Kita harus saling menopang dan menguatkan,” ujar Yulius.(**)
HUT ke-62 Sulut, Pimpinan dan Anggota DPRD Hadiri Upacara di Kantor Gubernur






