PT AMR Bitung Dapat Penghargaan Genting dari Walikota Hengky Honandar di Upacara Harganas

Bitung, Sulutreview.com– Kepedulian salah satu Perusahaan Minyak Goreng raksasa di Indonesia perwakilan di Kota Bitung Sulawesi PT Agro Makmur Raya (AMR) dalam memberikan Program Corporate Social Responsibility (CSR) pemerintah kota Bitung dalam rangka menekan Stunting sangat besar.

Buktinya, pada Upacara memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 pada Senin (29/06/2026), salah satu Perusahaan yaitu PT AMR Bitung diberikan penghargaan Genting atau (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar kepada perwakilan Manajemen PT AMR Bapak Suwandi.

Selain AMR juga ada 4 perusahaan lainya diantaranya PT. Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung, PT Nutrindo Fresh Food, PT Nutrindo Fresh Food Int. PT Mapalus Makawanua CI, PT MSM-PT TTN.

Terpisah PT AMR melalui Bapak Suwandi mengucapkan banyak terimah kasih atas pemghargaan ini kepada pihak AMR yang terus konsisten membantu dalam hal pengendalian stunting di Kota Bitung.

Plt Kabag Humas Protokol Pemkot Bitung Christ Kevin Emor SSTP melalui Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Heidy Malingkas mengatakan bahwa kelima perusahaan diatas adalah Perusahaan yang banyak membantu kepada Pemkot Bitung melalui CSR terhadap pengendalian stunting.

Pada sambutan Wali Kota membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan HARGANAS bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi nasional untuk memperkuat peran keluarga sebagai tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi pemenang di tengah derasnya perubahan zaman.

“Kita hidup di era VUCA, yakni era yang penuh gejolak, ketidakpastian, kompleksitas, dan perubahan yang begitu cepat. Disrupsi teknologi digital telah masuk ke dalam ruang keluarga. Jika keluarga rapuh, masa depan anak-anak akan mudah tergerus oleh perkembangan zaman,” demikian amanat Menteri yang dibacakan Wali Kota.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa Indonesia sedang menikmati bonus demografi yang menjadi peluang emas untuk menjadi negara maju. Namun peluang tersebut dapat berubah menjadi bencana apabila kualitas sumber daya manusia tidak dipersiapkan sejak dini.

Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya memperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni kesehatan melalui percepatan penurunan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pendidikan karakter dengan menjadikan rumah sebagai tempat pertama membangun integritas, disiplin, dan kejujuran, serta ketahanan mental agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dalam amanat tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada peran seorang ayah. Kehadiran ayah, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara emosional, dinilai sangat menentukan perkembangan karakter dan psikologis anak.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *