Bitung, Sulutreview.com– Setelah menerima Hasil Audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) di tahun 2025 yang mendapat hasil yang menggembirakan yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Membuat jajaran Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum Duasudara Bitung melaporkan hasil WTP ini kepada Wali Kota Bitung Hengky Honandar yang juga selaku KPM (Kuasa Pemilik Modal) pada Kamis (23/04/2026).
Kedatangan Manajemen Perumda Air Minum yang dipimpin Direktur Sir Alfred Salindeho SE MM langsung disambut Walikota Hengky Honandar SE di room Merdeka Lounge di kantor Walikota Bitung.
Atas hasil Hatrick WTP tiga tahun berturut-turut sejak 2023-2025 ini menegaskan komitment dalam menjaga kinerja perusahaan tetap transparan dan profesional.
Saat menyerahkan laporan KAP, Hengky sangat terkesima dengan hasil ini. Baginya ini menunjukan sistem tata pengelolaan administrasi sudah sudah maksimal. Ia mengharapkan prestasi WTP harus terus dipertahankan dalam memajukan Perumda Air Minum.
Menurut Hengky, Opini wajar ini bukan sekadar hasil akhir, tetapi menjadi tanggung jawab bagi Perumda Air untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan apalagi dalam hal pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Sementara itu Direktur Alfred Salindeho SE MM mengatakan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja kolektif seluruh jajaran Perumda yang terus berupaya memperbaiki tata kelola, baik dari sisi administrasi keuangan maupun operasional.
Menurutnya, setiap rekomendasi yang diberikan auditor akan dijadikan bahan evaluasi guna mendorong efisiensi dan memperkuat akuntabilitas.
Ia menegaskan bahwa Perumda tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kota Bitung.
“Pelayanan prima kepada masyarakar tetap menjadi prioritas utama. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan peningkatan kualitas layanan, seiring dengan perbaikan internal yang kami lakukan,” bebernya.
Terkait kinerja keuangan, Salindeho mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan kontribusi dividen sebesar Rp2 miliar pada tahun 2026.
Menurutnya, hingga saat ini, realisasi telah mencapai sekitar Rp1,6 miliar, dan pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai dalam waktu dekat.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi indikator bahwa perusahaan berada dalam kondisi yang cukup sehat.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga tren positif tersebut agar Perumda dapat terus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kedepan platform pengelolaan keuangan dan kinerja kami yang sudah diakui oleh BPKP dan KAP akan terus kami pertahanlan serta berkomitmen tinggi untuk terus memberikan deviden kepada Pemerintah Kota Bitung.(zet)
Hasil Audit KAP Tiga Tahun Beruntun WTP, Perumda Air Minum Serahkan Laporan ke Walikota Hengky Honandar













