Hillary Tuwo Kawal Dugaan Kasus Kekerasan Psikis Siswi Tomohon

Anggota DPRD Sulut Hillary Tuwo saat berbincang bersama sejumlah siswa. Foto:ist

Tomohon, Sulutreview.com — Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Hillary J Tuwo, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masalah yang dihadapi masyarakat.

Hillary turun langsung menemui sejumlah siswi yang diduga telah menjadi korban kekerasan psikis di salah satu sekolah swasta yang ada di Kota Tomohon.

Upaya itu dilakukan Hillary untuk memastikan tentang keberadaan serta kondisi korban, khususnya perkembangan penanganan kasus.

Dalam pertemuan itu, Hillary Tuwo menyempatkan diri untuk menjalin komunikasi serius serta berbincang langsung dengan para siswi.

Ia mendengarkan dengan penuh empati semua pengalaman yang dikisahkan. Ia juga memberikan dukungan moral.

Menurut penilaian Hillary pendampingan terhadap korban, adalah sangat penting. Tujuannya agar mereka merasa aman dan tidak menghadapi persoalan tersebut sendirian.

“Kunjungan saya ini, untuk memastikan bahwa para siswi benar-benar mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak. Karena anak-anak harus merasa aman di lingkungan sekolah, bukan sebaliknya justru mengalami tekanan psikologis,” ungkap Hillary.

Selain bertemu dengan para siswa, Hillary juga berdiskusi dengan pihak sekolah, mentor, serta tenaga pendidik. Pembahasan tersebut mencakup berbagai hal, mulai dari kondisi pendidikan di sekolah hingga langkah-langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.

Ia menambahkan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi ruang yang aman dan mendukung perkembangan mental serta akademik siswa. Menurutnya, kerja sama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah sangat diperlukan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat.

Sebagai tindak lanjut, Hillary Tuwo juga mengunjungi Polres Tomohon untuk berkoordinasi terkait proses hukum yang tengah berjalan. Ia memastikan bahwa kasus tersebut akan dikawal agar penanganannya berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi keadilan.

“Kami juga akan terus memantau perkembangan kasus ini. Hak-hak korban harus dilindungi, dan proses hukum harus berjalan secara transparan serta profesional,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hillary juga menyerahkan bantuan berupa sembako kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap komunitas pendidikan.

Kehadiran legislator muda tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan tim pendamping hukum korban.

Mereka menilai langkah cepat yang diambil Hillary Tuwo menunjukkan kepedulian nyata seorang wakil rakyat terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *