Hukum Tua Desa Wongkai Satu Eiler Antou Pimpin Pertemuan Kerukunan Jaga Awal Tahun 2026

Hukum Tua Desa Wongkai Satu Eiler Antou Pimpin Pertemuan Kerukunan Jaga Awal Tahun 2026

Mitra, Sulutreview – Hukum Tua Eiler Antou memimpin langsung kegiatan pertemuan kerukunan jaga awal tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Jaga II Desa Wongkai Satu. Acara dihadiri oleh Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat dari Jaga I hingga Jaga IV.

Dalam sambutannya, Hukum Tua mengajak seluruh hadirin untuk merefleksikan kebenaran Firman Tuhan yang disampaikan oleh Kadim Jonny Rolos saat membawakan Firman Tuhan pada awal pertemuan tersebut. Ia menegaskan pentingnya menjadi terang bagi sesama, karena terang hanya akan tampak jelas di tengah kegelapan. “Di tengah berbagai persoalan yang kita hadapi, mari kita saling melengkapi dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak ada yang sempurna, oleh karena itu dukungan satu sama lain sangat diperlukan,” ujarnya.

Hukum Tua juga menyampaikan bahwa alokasi dana desa dari pemerintah pusat saat ini untuk Desa Wongkai Satu berkurang karena sebagian besar dialihkan untuk penguatan koperasi merah putih. Ia mengingatkan bahwa anggaran tersebut memiliki keterbatasan, sehingga masyarakat perlu meningkatkan semangat swadaya untuk berbagai kegiatan pembangunan seperti perbaikan infrastruktur jalan dan pengembangan fasilitas dasar. Target pembangunan gedung serbaguna yang telah disepakati juga disentil untuk terus dapat menjadi perhatian bersama sehingga keberlanjutan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Dalam membahas masalah dan kendala masyarakat, Hukum Tua menekankan pentingnya koordinasi yang baik antar elemen masyarakat. “Setiap permasalahan adalah tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, kita dapat menemukan solusi yang terbaik untuk semua pihak,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar seluruh warga aktif menghadiri pertemuan kerukunan jaga, sehingga setiap keputusan dan kebijakan dapat diketahui dan dijalankan bersama. Sebagai pesan penting, Hukum Tua mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan dari pemerintah desa hingga pusat, termasuk mendukung perkembangan Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

(James)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *