Dirjen PSDKP KKP, Dr Pung Nugroho Saksono Hadiri Hibah 2 Kapal Perikanan ke Pemerintah Provinsi Sulut

Bitung, Sulutreview.com– Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP KKP) Dr. Pung Nugroho Saksono, hadir langsung Serah Terima Barang Milik Negara yang berasal dari barang rampasan Negara pada Kejaksaan Negeri Bitung dalam rangka hibah dari kejaksaan Republik Indonesia (RI) kepada Pemerintah Sulawesi Utara di Wisma Negara Bumi Bringin Manado Senin (29/12/2025).

Hadir langsung dalam penyerahan hibah 2 Kapal hasil rampasan ilegal fishing ini, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H, Walikota Bitung Hengky Honandar SE, Kajari Bitung Krisna Pramono SH dan Katimja Fasilitasi PPNS dan Kerjasama Gakkum PSDKP Pusat Bapak Salman Mokoginta, S.St.Pi., M.Si dan jajaran pejabat Pemprov Sulut.

Pada proses penyerahan hibah 2 Kapal ini, diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, bertempat di Wisma Negara Bumi Bringin Manado, kapal ini merupakan barang hasil rampasan negara pada Kejaksaan Negeri Bitung.

Kedua kapal tsb yaitu FB. ST. BOBBY-01 dan FB. ST. MICHAEL-138 adalah kapal pelaku illegal fishing di laut Sulawesi yang ditangkap oleh Kapal Pengawas KP. ORCA-06, Direktorat Jenderal PSDKP – Kementerian Kelautan dan Perikanan-RI.

Dua kapal ini sudah berkekuatan hukum tetap ini (incracht) diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi.

Dengan demikian Penegakan Hukum itu tidak hanya memberikan efek jerah atau Deteren Efek, akan tetapi dapat juga memberikan manfaat secara ekonomi bagi Negara dan Masyarakat.

Gubernur mengucapkan terimah Kasih kepada Kejari Bitung yang memberikan informasi awal serta Kajati Sulut dan Kajagung dan PSDKP yang secara cepat memproses 2 Kapal ini untuk Sulawesi Utara.

Sementara itu Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP KKP) Dr. Pung Nugroho Saksono, mengatakan bahwa dengan terlaksananya hibah 2 kapal ini, mudah-mudahan dapat lebih memberikan energi spirit bagi masyarakat Sulut terlebih dalam pengembangan ekosistem dunia perikanan dan kelautan.

Menurutnya Kalau dulu kapal ditenggelamkan, sekarang dimanfaatkan. Ini lebih diterima oleh masyarakat nelayan dan memberi efek ekonomi yang nyata di daerah,” ujarnya, sekaligus menyampaikan apresiasi atas kolaborasi cepat dan presisi kepada Kejaksaan Agung, Kejati Sulut, dan Kejari Bitung yang terjalin erat.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *