Bitung, Sulutreview.com– Banyaknya keluhan dari warga Bitung khususnya soal jalan, perlahan mulai dijawab oleh Pemerintahan Kota Bitung dibawah pimpinan Wali Kota Hengky Honandar SE dan Wakil Walikota Randito Maringka (HH-RM).
Kendati belum secara keseluruhan, yang pasti eksekusi senyap namun terbukti untuk pembangunan jalan sudah terlihat di penghujung tahun 2025.
Buktinya di wilayah jalan Sinyo Harry Sarundajang 46 Bitung dari wilayah Manembo-Nembo sampai wilayah Kecamatan Girian sudah mulai dilakukan pengaspalan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru..
Bocoran diperoleh anggaran perbaikan jalan Sarundajang ini, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025, Pemkot Bitung sebesar Rp 3,5 miliar untuk proyek rehabilitasi Jalan Sinyo Harry Sarundajang (SHS) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Jalan 46.
Ruas jalan ini merupakan salah satu jalur vital dengan tingkat mobilitas tinggi yang selama ini dikeluhkan warga akibat kerusakan di sejumlah titik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Bitung, Rizal Sompotan ST MM, melalui Kepala Bidang Bina Marga Haslinda Dumbela ST MT, menjelaskan perbaikan Jalan 46 belum dilakukan secara menyeluruh, melainkan difokuskan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan parah.
“Perbaikan Jalan 46 dikhususkan pada beberapa titik yang kondisinya sudah rusak berat dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Ini menjadi prioritas agar aktivitas masyarakat tetap aman dan nyaman, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Haslinda, Jumat (19/12/2025).
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pimpinan daerah agar penggunaan anggaran difokuskan pada kebutuhan paling mendesak, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kualitas pekerjaan menjadi fokus utama kami. Pekerjaan juga dikebut agar bisa selesai sebelum Natal, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.
Tak hanya Jalan 46, Pemkot Bitung juga mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi ruas jalan lainnya. Jalan AA Maramis mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 2 miliar, sementara pekerjaan perbaikan Jalan Suprapto Rp 1 miliar.
Kerja senyap dibawah tangan dingin HH-RM ini menjadi bukti sahih bahwa komitmentnya untuk melakukan perubahan dalam hal infrastruktur tidak hanya isapan jempol belaka.
Apalagi kepemimpinan HH-RM belum cukup lama namun sudah mulai menunjukan kerja nyata untuk kemajuan Kota Bitung yang lebih maju dalam membangun kerangka pembangunan infrastruktur yang kuat dinamis dan realistis.(zet)













