OJK dan BSG Kolaborasi Gencarkan Program Literasi Keuangan di Sitaro

Sitaro, Sulutreview.com – PT Bank Sulutgo (BSG) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara, Maluku, dan Malut (SulutGoMalut) menggelar kegiatan
Gerakan Membangun Keuangan Inklusif (Gencarkan) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Selasa (11/11/2025).

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Denny D Kondoj memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas inisiatif OJK dan BSG menggagas program tersebut.

“Gencarkan merupakan program yang sangat strategis, yakni untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Harapannya, literasi keuangan dan akses terhadap permodalan perlu secara intens disampaikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) l, sehingga pertumbuhan ekonomi di Sitaro semakin maju,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama dibarengi dengan penyerahan simbolis kredit atau bantuan permodalan dan produk tabungan.
kepada masyarakat Sitaro yang dinilai layak.

Bank SulutGo menyerahkan KUR Mikro Investasi sebesar Rp 50 juta kepada seorang petani untuk pengembangan usaha perkebunan pala. Selain itu, diserahkan juga KUR Super Mikro sebesar Rp 10 juta untuk pengembangan usaha warung sembako.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda, BSG juga menyerahkan secara simbolis Tabungan Bohusami Young kepada dua orang pelajar SMA di Kabupaten Sitaro.

Tabungan ini diharapkan dapat menanamkan budaya menabung dan mengelola keuangan sejak dini.

Group Head Operational BSG Nolvy Kilanta, mengatakan penyerahan kredit dan tabungan hari ini adalah bukti nyata komitmen BSG.

“Penyerahan bantuan ini membuktikan BSG hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun ekonomi keluarga dan daerah. Kami berharap ini dapat memacu semangat berwirausaha dan menginspirasi masyarakat Sitaro lainnya,” ujarnya.

Manager Divisi Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Masyarakat (LMS) OJK SulutGoMalut, Toar Kaesar Dotulong, mengatakan tentang pentingnya literasi keuangan di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan akses layanan keuangan.

“OJK secara intens hadir memastikan bahwa literasi dan akses keuangan di tengah kelangsungan perekonomian masyarakat Sitaro itu benar-benar teesampaikan. Karena masyrakat harus mendapatkan pengetahuan dan perlindungan yang memadai agar terhindar dari penipuan investasi, pinjaman online ilegal, maupun praktik keuangan yang merugikan,” ujarnya.

Kegiatan Gencarkan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi semakin banyaknya masyarakat Sitaro yang melek finansial dan memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan perbankan, sehingga pada akhirnya dapat mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Nentu U Langi.

Turut hadir, perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, Forkopimda, serta perbankan dan pelaku ekonomi, khususnya UMKM.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *