Jakarta, Sulutreview.com –
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) yang merupakan organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menggelar Musyawarah Nasional tahun 2025 yang dilaksanakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).
Mengusung tema “Perempuan Indonesia Raya Berdaya, Berjaya, Menuju Indonesia Emas 2045”, acara ini menjadi momentum penting dalam tonggak sejarah perjalanan PIRA.

Dalam sambutannya Ketua Umum PIRA dr. Sumarjati Arjoso SKM menyampaikan syukur atas terselenggaranya Munas PP PIRA dengan harapan dapat membawa semangat baru dalam perjuangan PIRA ditengah tantangan bangsa. Sumarjati juga menekankan bahwa PIRA siap mendukung penuh arah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Sementara itu dalam sambutan yang dibawakan oleh Dewan Pembina PIRA Bianti Djiwandono PIRA wajib mendukung serta mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo melalui program-program yang nyata.
Dikesempatan yang sama, Ketua Harian DPP Gerindra Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi semangat Kader PIRA yang mengikuti Munas serta menegaskan bahwa PIRA merupakan bagian penting dari kekuatan Partai Gerindra. Dasco juga berharap PIRA dapat aktif memberikan masukan dan kontribusi positif terhadap pemerintahan Presiden Prabowo.
Disela-sela kegiatan Munas, Pengurus Pusat PIRA memberikan Surat Keputusan nomor 022A/Kpts/PP-PIRA/X/2025 tentang Susunan Pengurus Daerah Perempuan Indonesia Raya (PD-PIRA) Provinsi Sulawesi Utara yang diterima langsung oleh Ketua Claudya Karamoy, B.Sc, M.Pd didampingi oleh Bendahara Gabriella Kaligis, SE.
Ketua PIRA Sulut Claudya Karamoy mengungkapkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Ketua DPD Partai Gerindra Sulut.
“Terima kasih untuk kepercayaan yang diberikan kepada saya. Setelah balik ke Manado, saya akan segera berkoordinasi dengan Ketua DPD Partai Gerindra Sulut yang juga menjabat Gubernur Sulut Mayjen (Purn.) Yulius Selvanus,” ungkapnya.
Diketahui, Munas PIRA yang berlangsung selama dua hari ini ditutup oleh Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra Ahmad Muzani. Dalam kesempatan tersebut Muzani meminta PIRA ikut membantu mengawasi setiap program prioritas pemerintah di lapangan.
“Kami berharap ibu-ibu PIRA bisa menjadi mata yang tajam, bisa memasang telinga yang benar, bisa merasakan keadaan di lapangan, dan silakan melaporkan apa adanya tentang berbagai macam program itu kepada kami, kepada pemerintah untuk memberi perbaikan penyempurnaan untuk melaksanakan hal tersebut,” kata Muzani.
(**)













