Mitra, Sulutreview – Bupati Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli (RK), bersama Wakil Bupati Fredy Tuda (FT), menyampaikan pesan penting kepada masyarakat terkait penyampaian aspirasi di ruang publik.
Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa menyampaikan pendapat adalah hak asasi yang dijamin oleh undang-undang, namun harus dilakukan dengan cara yang elegan, damai, dan menjauhi tindakan anarkis.
“Saya berharap seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di daerah ini. Dalam situasi Indonesia yang sedang tidak menentu, pemerintah daerah berkomitmen menciptakan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat Minahasa Tenggara,” ujar Bupati.
Bupati Ronald Kandoli juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas daerah yang selama ini telah terjalin aman dan damai di Minahasa Tenggara.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu tindakan anarkis. Mari kita bersatu dalam kebersamaan dan menolak segala bentuk kekerasan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa semangat persatuan harus menjadi fondasi utama dalam membangun daerah. Tanpa suasana aman dan damai, pembangunan akan sulit berjalan maksimal. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif.
“Dengan kebersamaan dan persatuan, kita akan mampu menjaga keutuhan bangsa dan daerah yang kita cintai,” pungkas Bupati Kandoli. (***)













