Mitra, Sulutreview — Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli, secara resmi membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Keluarga Harapan (PKH) sekaligus menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Belang, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial dan pihak Bank Mandiri sebagai mitra penyalur bantuan ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di daerah tersebut. KKS sendiri berfungsi layaknya kartu ATM yang langsung terhubung dengan rekening penerima sehingga memudahkan masyarakat mengakses bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah.
Berdasarkan data terbaru, jumlah penerima KKS di Kabupaten Minahasa Tenggara mencapai 1.412 KPM, dengan 205 KPM berada di Kecamatan Belang. Sementara itu, penerima bantuan sosial PKH tercatat sebanyak 3.923 KPM di seluruh wilayah Mitra, dimana 1.081 KPM berada di Kecamatan Belang.
“Dengan penyerahan Kartu Keluarga Sejahtera ini, masyarakat yang kurang mampu dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik. Gunakan bantuan ini sebijak mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Kandoli.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara akan terus berupaya memastikan program bantuan sosial ini tepat sasaran. Melalui PKH dan KKS, diharapkan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan dapat semakin ringan.
“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PKH agar program ini berjalan efektif dan efisien. Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tapi juga memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Bupati Enerjik ini.
Penyerahan KKS mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Seorang warga mengungkapkan, “Dengan kartu ini, saya bisa membeli kebutuhan pokok tanpa harus berutang. Sangat membantu keluarga kami.”
Bupati Ronald Kandoli juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program-program bantuan sosial agar semakin banyak keluarga kurang mampu yang mendapatkan manfaatnya. (***)













