Usai Purnatugas, Gubernur Olly Dondokambey Bakal Beternak Babi

Gubernur Olly Dondokambey saat melakukan aktivitas pertanian di kediaman Kolongan.

Manado, Sulutreview.com – Masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, jika tidak ada aral melintang bakal selesai pada bulan Maret 2025 mendatang.

Menariknya, usai purnatugas nanti, gubernur dua periode ini, kepada wartawan dengan candaanya mengatakan akan menjadi peternak babi atau bahasa Manado biasa disebut boke.

“Akan piara (beternak-red) boke,” kata Gubernur Olly dengan nada tawa.

Diketahui, secara ekonomi, harga daging babi pasca terkena penyakit Demam Babi Afrika (ASF) di Sulut, harganya melambung hingga di kisaran Rp150.000 per kilogram. Pasalnya, banyak peternak babi Sulut yang enggan untuk beternak akibat kerugian yang dialami.

Olly yang memiliki background sebagai pengusaha tersebut, merupakan sosok yang familiar dengan berbagai pekerjaan yang bersentuhan dengan pertanian dan peternakan.

Terbukti, tempat kediaman di kompleks Cempaka Desa Kolongan Minahasa Utara, telah dimanfaatkan sebagai tempat untuk berbagai budidaya tanaman pertanian, seperti padi, kelapa yang diproduksi menjadi kopra, buah-buahan hingga berbagai tanaman hortikultura.

Tak heran kesetiaannya bertani, sudah menjadi kesehariannya. Sehingga secara rutin, Olly juga memanen hasil pertanian yang memberikan banyak manfaat bagi kebutuhan dapur.

Soal bertani, menurut Gubernur Olly, sudah menjadi pekerjannya. Justru menjadi politisi itu, yang dinilainya sebagai hobi.

“Petani itu pekerjaan saya, kalau jadi gubernur itu hobi,” ujar Olly yang juga Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan.(eda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *