Bitung, Sulutreview.com– PDI Perjuangan Kota Bitung terus tancap gas dalam melakukan kampanye terbatas sesuai arahan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Yang terakhir pada Sabtu (06/01/2024) Partai berlogo kepala Banteng dengan massa militanya ‘mengamuk’ di Pulau Lembeh sebagai kampanye terbatas terakhir dari PDI Perjuangan Kota Bitung.
Terpantau, ratusan masa membludak di Kampanye yang dilaksanakan di Boulevard di Kelurahan Papusungan Pulau Lembeh tersebut.
Ketujuh Calon Legislatif (Caleg) di Dapil 4 Aertembaga-Pulau Lembeh ini masing masing Budi Madea SPi, Vivi Ganap, Hevie Sumarauw, Moudi Palandi, Rita Siripe dan Benno Mamentu yang merupakan Caleg di Dapil 4 ini, begitu sangat optimis untuk berlari kencang demi mencapai kursi terbanyak di Dapil 4 ini.
Pada orasi politik terakhir yang disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Bitung Geraldi Mathias Mantiri SE ini, Ia menekankan kepada seluruh Caleg yang ada di Dapil 4 agar on fire naik turun rumah ke lorong-lorong untuk temui masyarakat.
Ia juga menegaskan kepada seluruh kader PDI Perjuangan yang hadir di kampanye tersebut, agar dapat mengenali Calon Presiden RI seperti Capres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud Harus lihat program yang akan dijalankan mereka yang benar-benar dapat dijalankan dan dibutuhkan oleh rakyat .
Yakni Program Ganjar-Mahfud (Gama)
Diantaranya 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana. Selain itu, akan menciptakan 17 juta lapangan kerja, 2. Satu desa satu fasilitas kesehatan, satu tenaga kesehatan, 3. Uang saku kader Posyandu, 4. Menghadirkan 10 juta hunian, punya rumah semudah punya motor, 5. Sekolah dapat gaji, lulus pasti kerja, 6. Satu keluarga miskin satu sarjana, 7. Perempuan maju, 8. Buruh naik kelas, 9. Kuliah gratis untuk anak prajurit dan Bhayangkara 10. Mudah berusaha, termasuk UMKM dan koperasi.
Kemudian 11. Masjid sejahtera, pengurus masjid terlindungi, 12. Guru ngaji dan guru agama lain digaji, 13. Pasokan pangan aman, harga enak di kantong, 14. Lansia bahagia, anak cucu gembira, 15. Petani bangga bertani, 16. Di laut jaya, nelayan sejahtera, 17. Disabilitas mandiri berprestasi, satu desa, satu mobil, 18. Akses internet super cepat gratis dan merata, 19. Bansos pasti lanjut, tapi harus tepat sasara, 20. Sikat KKN, dan 21. KTP Sakti.
“Untuk itu saya menghimbau kepada kita semua agar kenali secara dekat Capres kita, asal usulnya apa programmnya kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, ada yang mengaku orang Sulut tetapi tidak pernah datang ke Sulut, namun Ganjar sudah mengunjungi Sulut.
Diakhir acara ratusan masa turut bergoyang dan bernyanyi bersama. Turut hadir Caleg-Caleg Provinsi yaitu Eugenia Nona Mantiri, Fabian Kaloh serta Caleg dari Dapil 2 Aldo Nova Ratungalo SE dan Henkie Tumangkeng ST.(zet)













