Mitra, Sulutreview – Pemerintah Desa (Pemdes) Wioi Satu Kecamatan Ratahan Timur Minahasa Tenggara (Mitra), pantau kesehatan balita, ibu hamil dan remaja melalui kegiatan posyandu.
Hukum Tua Kariani Kolinug mengatakan bahwa Pemerintah Desa menyelenggarakan kegiatan Posyandu untuk balita, ibu hamil, dan remaja sebagai upaya untuk membantu memantau kesehatan masyarakat di desa.

“Posyandu merupakan layanan kesehatan dasar yang diberikan secara gratis kepada masyarakat dan biasanya dilaksanakan secara rutin setiap bulannya,” jelasnya.
Ia menjelaskan, melalui posyandu, balita, ibu hamil dan remaja dapat memeriksakan kesehatannya, mendapatkan informasi tentang gizi, imunisasi, dan juga konsultasi kesehatan dengan tenaga medis yang bertugas di sana.
“Ini sangat membantu dalam mencegah timbulnya masalah kesehatan pada balita, ibu hamil dan remaja. Semoga program ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam kegiatan posyandu, balita mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, serta pemberian makanan tambahan dan imunisasi.
“Ini secara intens kami lakukan sebagai langkah untuk mencegah terjadinya kasus Stunting,” katanya
Lebih jauh ia menjelaskan, untuk ibu hamil, posyandu memberikan pelayanan kesehatan seperti pemeriksaan kandungan, penimbangan berat badan, serta penyuluhan mengenai kesehatan ibu dan janin.
“Program posyandu sangat penting untuk mencegah stunting pada balita dan mengoptimalkan kesehatan ibu hamil sehingga bayinya dapat dilahirkan dengan sehat dan normal,” tandasnya sembari menambahkan bahwa ada juga pembagian makanan tambahan berupa susu yang direkomendasikan bagi ibu hamil dan balita.
Pemerintah desa juga memberikan layanan kesehatan yang berkelanjutan bagi remaja di desa, yang termasuk layanan pendidikan kesehatan, konseling, pengobatan, dan program nutrisi.
“Hal ini kemudian bisa membantu inisiatif pencegahan terhadap perilaku berisiko pada remaja, serta mempromosikan kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka,” imbuhnya. (Adv)













