Mitra, Sulutreview – Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), gelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, bertempat di Kantor BPBD, Kamis (02/11/2023).
Kepala Pelaksana BPBD Mitra Sandra Kindangen menyebutkan, pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana adalah rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mengurangi dampak bencana.
“Pelatihan dilaksanakan mencakup berbagai topik, seperti penanganan darurat, penilaian risiko, pengambilan keputusan, dan rencana tindakan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan individu atau kelompok untuk menghadapi situasi darurat dan mengurangi kerusakan, kehilangan jiwa, dan dampak negatif lainnya yang mungkin terjadi akibat bencana,” jelas Kindangen.
Ia menambahkan, pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan seseorang dalam menghadapi, mengurangi dan menghindari risiko bencana alam atau kejadian darurat lainnya.
“Tentunya pelatihan ini akan membantu peserta untuk berpikir lebih bijaksana dan mempersiapkan strategi untuk menghadapi situasi yang tidak terduga dan sulit secara lebih efektif dan efisien,” tukasnya.
Adapun dalam pelatihan ini sebut Kindangen, peserta akan belajar teknik-teknik pencegahan bencana, seperti evakuasi, penyelamatan, atau mitigasi, seperti membangun dinding pantai atau menanam pohon di sekitar daerah rawan bencana untuk mengurangi dampaknya. Pelatihan ini akan membantu peserta untuk lebih siap dan mampu menghadapi dan mengurangi kerugian akibat bencana,” tandas Kindangen didampingi Kepala Bidang Pencegaha dan Kesiapsiagaan Martos Saturuma
Menjadi pemateri dari BPBD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Analis Kebencanaan Dani Repi dan Douglas Mandagi. Peserta utusan Hukum Tua dan Lurah di Mitra. (***)













