BPJamsostek Sulut Catat 588 Ribu Peserta Aktif

Media gathering BPJamsostek. Dari kiri, Stevano Liuw dan Sunardy Syahid dan Ajief. Foto : Hilda

Manado, Sulutreview.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sulawesi Utara (Sulut), mencatat jumlah peserta aktif yang mencapai 588 ribu, atau sebesar 81 persen.

Dikatakan Kepala BPJamsostek Sulut, Sunardy Syahid, jumlah peserta aktif tersebut, hingga Mei 2023, yang diukur dari pembayaran iuran tenaga kerja.

“Kepesertaan aktif ini agak turun, dibandingkan sebelumnya. Karena tergantung dari pembayaran iuran tenaga kerja,” ungkap Sunardy pada kegiatan Gathering Media Partner BPJS Ketenagakerjaan Manado, di Grand Luley pada Sabtu (17/6/2023).

Ia merinci, terkini, BPJamsostek juga mencatat aliran dana yang telah digelontorlan untuk proses klaim, yakni untuk program Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan (Perkasa) dan Perlindungan Sosial bagi Petani dan Buruh Tani (Pesona) sebesar Rp183 miliar, Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp136 miliar dengan total 12.026 klaim kasus. Selanjutnya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp6 miliar dengan jumlah klaim 308 kasus, Jaminan Kematian RRp38 miliar dengan klaim 1.131 kasus, Jaminan Pensiun (JP) sebesar Rp3,28 miliar dengan 303 kasus dan Jaminan Kehilangan Perkerjaan (JKP) sebanyak 23 kasus dengan nilai klaim Rp36 juta.

Saat ini, kata Sunardy peserta BPJamsostek, makin dimudahkan dengan pembayaran iuran yang dapat dilakukan melalui Autodebet.

Autodebet ini, terus kita sosialisasikan karena masyarakat sering lupa, sehingga dengan cara ini masyarakat tetap aktif. Jadi kita optimalkan dari program yang ada, dengan mempermudah akses layanan. Peserta juga bisa memanfaatkan sarana digital,” tukasnya.

Ia juga mengajak media untuk terus menyampaikan informasi tentang manfaat dari lima unggulan program BPJamsostek

“Peranan media di dalam mengoptimalkam program BPJamsostek sangat tergantung dari pemberitaan positif yang disampaikan kepada masyarakat. Saya mengajak untuk terus mempromosikan program BPJamsostek,” kata Sunardy.

Selain itu, Ia juga mengajak media untuk menjadi agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai).

“Ajang ini dapat kita manfaatkan sebagai sarana untuk orang-orang di sekitar kita, untuk diikutkan program Sertakan, yakni Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda,” ajaknya sembari berharap melalui kegiatan media gathering yang dilaksanakan, dapat menpererat tali silaturahmi.

“Ini bagian dari rencana kerja tahunan. Di mana setiap tahun kita lakukan kegiatan media gathering untuk mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi,” sebutnya.

Senada disampaikan Kepala Bidang Umum dan SDM Stevano Liuw. Menurutnya, kegiatan media gathering dapat memepererat hubungan BPJamsostek dengan media partner. “Dengan adanya media partner, maka BPJamsostek dapat meraih brand award, sehingga semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

“Saya juga mengajak wartwan untuk menjadi agen Perisai, untuk kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU),” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ajief menyampaikan materi tentang Raih Kesempatan Mendapatkan Penghasilan Tanpa Batas.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *