James Sumendap Minta Polres Mitra Usut Pembuang Bangkai Ternak Babi di Gunung Potong

James Sumendap (Istimewa)

Mitra, Sulutreview – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) akhirnya mengambil langkah tegas terkait dengan aksi oknum tak bertanggungjawab yang membuang bangkai babi di kawasan hutan lindung Gunung Potong, Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur.

Bupati James Sumendap memastikan akan memenjarakan oknum tak bertanggungjawab ini.

“Kita sudah melaporkan kasus ini ke Polres Mitra. Kami minta Polres mengusut tuntas kasus ini, cari dan tangkap pelakunya, proses sesuai hukum, dan penjarakan orang-orang seperti itu,” kata dia saat diwawancarai wartawan

Bupati menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut.

“Kita tidak ingin berspekulasi soal penyebab babi itu mati, tetapi yang pasti bahwa bangkai ternak tidak boleh dibuang sembarangan. Ini melanggar Undang-undang lingkungan dan ada ancaman pidananya,” jelasnya

Bupati menyebutkan, di tengah merebaknya wabah flu babi, harusnya tidak boleh ada tindak-tindakan yang kemudian membuat masyarakat mejadi resah.

Tindakan membuang bangkai babi itu telah meresahkan, mencemarkan lingkungan, bisa menjadi sumber penyakit, dan bahkan bisa menjadi sumber penyebaran virus,” ujar dia

Diberitakan sebelumnya, di tengah merebaknya penyebaran virus Flu Babi atau African Swine Fever (ASF), warga Kabupaten Mitra dihebohkan dengan aksi tak terpuji segelintir oknum tak bertanggungjawab yakni dengan membuang bangkai babi mati di area Gunung Potong, Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur.

Hal tersebut terdeteksi pada Minggu (04/05) yang didapati oleh warga di salah satu titik di kawasan hutan lindung yang menjadi akses utama masuk keluar Kabupaten Mitra ini. Sontak, kejadian ini kemudian viral di jagad media sosial dan memantik kecaman banyak pihak. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.