Harlah Pancasila, Wagub Kandouw Kokohkan Semangat Gotong Royong

Wagub Steven Kandouw saat menyampaikan pidato di Harlah Pancasila. Foto : istimewa

Manado, Sulutreview.com – Hari Lahir (Harlah) Pancasila diperingati Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dengan upacara bendera di halaman Kantor Gubernur, Kamis (01/06/2023).

Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, dalam pidatonya mengatakan tanggal 1 Juni menjadi momentum untuk menghormati dan menghargai perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia sekaligus menghayati kembali ke-5 sila Pancasila,.

“Ini sebagai bentuk nyata kita menghormati dan menghargai perjuangan para perumus Pancasila. Selanjutnya kita harus bisa memastikan proses internalisasi nilai-nilai Pancasila berjalan terus-menerus begitu pula pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai pondasi dalam mengarahkan kita menuju kehidupan berbangsa dan bernegara yang adil makmur dan beradab,” ungkap Kandouw.

Pancasila, jelas Kandouw harus terus tertanam dalam hati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam membangun bangsa termasuk dalam menyikapi beragam permasalahan tantangan era modern secara lokal maupun global.

“Nilai-nilai Pancasila terlebih gotong royong harus senantiasa menjadi semangat dan menaburi jiwa kita menjadi bangsa yang lebih maju dan sejahtera. Saya pikir inilah yang melatarbelakangi ditetapkan dan diusungnya tema gotong oyong untuk membangun peradaban dan pertumbuhan global,” tegasnya.

Jajaran pejabat Pemprov Sulut

Pada peringatan Harlah Pancasila 1 Juni 2023, Ia mengingatkan pentingnya gotong-royong dalam membangun peradaban yang maju dan berkelanjutan serta berkontribusi terhadap pertumbuhan global.

“Menyadari bahwa pengalaman yang maju dan berkelanjutan membutuhkan partisipasi aktif dan setiap individu dari seluruh masyarakat. Kualitas yang diangkat dalam harapan Pancasila tahun ini, adalah penekanan bahwa kita harus bisa bekerja sama dengan negara lain untuk mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan kemiskinan,” serunya.

Melalui gotong royong, kata Kandouw dapat mengatasi permasalahan secara bersama-sama dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan untuk seluruh dunia.

“Begitu besar yang dapat dikontribusikan jika kita dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, melalui perayaan Hari Lahir Pancasila ini, marilah kita perbuat komitmen kita untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup dan landasan berbangsa serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek kehidupan kita,” tandasnya.

“Kita bangkitkan kolaborasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera serta menjadi negara maju. Semangat Pancasila harus senantiasa ada di sanubari kita. Semangat Pancasila harus senantiasa menyala dalam diri kita sendiri. Pancasila harus tetap selama-lama menjadi panduan kita dalam menghadapi tantangan dalam melanjutkan pembangunan bangsa dalam pertumbuhan global untuk membangun dan memajukan peradaban untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Upacara diikuti Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, Sekprov Sulut Steve Kepel dan jajaran pejabat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompak mengenakan batik.(eda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *