Tondano, Sulutreview.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51, di Gedung Wale Ne Tou Tondano, Rabu (3/5/2023).
Ketua TP-PKK Sulut Ny Rita Dondokambey-Tamuntuan dan Sekretaris PKK Dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, hadir langsung pada kegiatan tersebut.
Pada kesempatan itu, Ny Rita terlebih dahulu mengucapkan terima kasih karena HKG PKK dapat diselenggarakan di Minahasa.
“Saya harapkan, kemeriahan dan rasa syukur dalam memperingati HKG PKK, haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah dan kridanya Gerakan PKK,” jelasnya.
Lanjut istri Gubernur ini, menghadapi dinamika pembangunan sebagaimana yang ada saat ini, maka sungguh sangat berharap agar sebagai keluarga besar gerakan PKK, tetap berpegang pada prinsip dan semangat pengabdian selaku relawan, yang senantiasa bersikap rendah hati, namun tidak rendah diri.
“Karena rendah hati adalah landasan yang kokoh dari semua kebajikan. Untuk itu, gelorakan terus semangat kebersamaan demi bergerak bersama bagi kebajikan seluruh umat dan seluruh keluarga serta lingkungan kita. Karena kebajikan itu, hakekatnya adalah perbuatan kita, kesadaran dan tenggang rasa terhadap orang lain dan lingkungan kita yang secara kolektif hidup di negara Indonesia tercinta ini,” harapnya.
Gubernur Olly Dondokambey, menyampaikan banyak selamat atas suksesnya acara HKG PKK ke 51 yang dipusatkan di Kabupaten Minahasa.
“Banyak selamat atas terselenggaranya kegiatan HKG PKK ke 51 ini. Tentu kegiatan ini boleh berjalan dengan baik atas tuntunan maha besar Tuhan,” kata Gubernur.
Lanjutnya, peran ibu-ibu sangat sentral dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ibu-ibu tentu adalah harapan masyarakat dan rumah tangga. Jadi kalau ibu- ibu PKK aktif, Sulawesi Utara tentu akan maju dan tambah hebat,” sebutnya.
Bupati Minahasa Dr. Ir Royke Octavian Roring, M.Si, sebagai tuan rumah kegiatan menyampaikan terima kasih dan apresiasi, karena HKG ke-51 TP PKK Provinsi dilaksanakan di Kabupaten Minahasa.
“Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas diselenggarakan HKG ke 51 di sini,” ucapnya.
Bertema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh” itu, dilanjutkan dengan penyampaian sejarah berdirinya PKK oleh Ketua TP PKK Minahasa Dra. Fenny Roring Lumanauw, SIP.
Dikatakannya, PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat bermula dari Seminar Home Economic di Bogor pada tahun 1957.
Kemudian menghasilkan rumusan 10 Segi Kehidupan Keluarga, ditindaklanjuti oleh Kementrian Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan pada tahun 1961 yang menetapkan 10 Segi Kehidupan Keluarga sebagai Kurikulum Pendidikan
Kesejahteraan Keluarga yang diajarkan di sekolah-sekolah.
Pada bulan Mei tahun 1962 di Desa Salaman Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, didirikan Pusat Latihan Pendidikan Masyarakat (PLPM) untuk menyebarluaskan 10 Segi Kehidupan Keluarga.
Sekitar tahun 1967 kehidupan sebagian masyarakat Jawa Tengah sangat menyedihkan, khususnya di daerah Dieng Kabupaten Wonosobo diantara mereka banyak yang menderita Honger Odeem (HO).
Begitu selanjutnya awal berdiri PKK hingga tahun 1982, Tim Penggerak PKK Pusat dibentuk dan dipimpin oleh Ibu Amir Mahmud, istri Menteri Dalam Negeri saat itu.
Peringatan HKG PKK ke-51 ini, dihadiri
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Sekprov Steve Kepel ST, MSI, Bupati Minahasa Dr. Ir Royke Octavian Roring, MSi dan Wakil Bupati DR Hc Robby Dondokambey, S.Si, MM, MAP, bersama Sekda Dr. Lynda D. Watania MM.(engel)













