Manado, Sulutreview.com – Perayaan Paskah Yesus Kristus yang diperingati seluruh umat Kristiani menjadi moment istimewa bagi jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Menorah Manado yang berkesempatan merayakan HUT ke-19, pada Minggu (09/04/2023).
Di tengah sukacita dan nikmat anugerah dari Tuhan tersebut, hadir Wali Kota Manado, Andrei Angouw bersama isteri tercinta, yang juga Ketua TP-PKK Kota Manado Ny Irene Angouw-Pinontoan dan anak-anak untuk beribadah bersama.
Andrei berbaur bersama jemaat dan menyatakan syukur serta menyampaikan selamat atas perayaan HUT ke-19 GBI Menorah.
“Banyak selamat jemaat GBI Menorah, semakin lebih lagi melayani Tuhan dengan kualitas terbaik. Terutama dapat menjadi berkat bagi masyarakat Manado dan Sulawesi Utara,” kata Angouw.
Ia juga menyampaikan selamat Paskah, kepada jemaat. Harapannya, jemaat dapat memaknai kebangkitan Kristus sebagai momentum untuk merefleksi diri.
“Selamat Paskah. Selamat menikmati kemenangan Yesus Kristus yang telah bangkit mengalahkan maut,” sebutnya.
Perayaan Paskah yang bersamaan dengan bulan puasa bagi umat Muslim, Angouw mengajak jemaat untuk merawat toleransi yang selama ini terjaga dengan baik.
“Mari kita saling menghargai dan menghormati sebagai sesama anak bangsa untuk menjunjung tinggi toleransi,” tandasnya sembari menambahkan agar kerukunan yang tercipta di Kota Manado terus digaungkan dan dipromosikan.

Sebelumnya, ibadah Paskah dan HUT ke-19 GBI Menorah Manado dipimpin oleh Gembala Sidang Pdt Honny Supit Sirapanji MTh.
Dalam kotbahnya, Pdt Honny menyampaikan peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus Kristus adalah peristiwa spektakuler, yang telah dinubuatkan dalam Alkitab, yakni Yesaya 53:9.
“Gereja harus berdiri di atas setiap perkataan Tuhan Yesus. Demikian juga dengan GBI Menorah yang berdiri atas perkataan Tuhan, sehingga sampai di usia 19 tahun,” ungkap Pdt Honny.
Yang membuat GBI Menorah dapat mencapai usia ke-19 tahun, lanjut Pdt Honny, adalah percaya dan taat kepada Tuhan. “Percaya itu, bukan hanya tentang mengandalkan pengetahuan, tetapi melakukan firman Tuhan,” tandasnya.
Sebagaimana perkataan Tuhan Yesus dalam
Yohanes 6:35, “Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi,”.
“Berkat jasmani memang penting, tetapi bukan yang utama. Hanya memuaskan kebutuhan daging yang berguna hanya sesaat,” kata Pdt Honny.
Lebih lagi, Pdt Honny juga menyampaikan tentang simbol Menorah yang menyatakan sebagai pelita atau terang. Harapannya, gereja harus menjadi terang. Baik dalam perkataan, perbuatan, gaya hidup (Yohanes 8:12-20).
“Kehidupan kita harus jadi berkat. Gereja harus jadi bengkel yang dapat membawa perubahan bagi setiap orang yang membutuhkan Tuhan. Untuk diperbaiki dan menjadi alat kemuliaan Tuhan,” pungkasnya.
Tampil sebagai worship leader di HUT GBI Menorah, Marlon Sumeisey.
Suksesnya acara disupport oleh panitia yang diketuai oleh Agus Eka.(hilda)













