Manado, Sulutreview.com – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Maret 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,46 persen menjadi 106,12 dibandingkan dengan bulan Februari 2023 yang masih 105,63.
Melalui catatan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut pada 3 April 2023, menyebutkan bahwa berdasarkan parameter petani Sulut terbilang sejahtera dengan standar angka 100.
Perubahan NTP berasal dari Indeks Harga yang di terima Petani (It) yang naik sebesar 1,33 persen sementara Indeks Harga yang di bayar Petani (Ib) hanya naik 0,87 persen.
NTP secara year todate (tahun kalender) mengalami kenaikan, sebaliknya secara year on year (tahun ke tahun) masih menunjukkan trend penurunan.
“Nilai Tukar Petani secara year todate naik hanya 0,06 persen dan year on year turun hingga mencapai 3,56 persen,” ungkap Kepala BPS Sulut, Asim Saputra.
Untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga mengalami kenaikan sebesar 1,26 persen, dari nilai 104,37 di bulan Februari 2023 menjadi 105,69 di bulan Maret 2023.
“Di wilayah perdesaan terjadi inflasi 1,14 persen,” kata Asim sembari merinci inflasi terjadi pada delapan kelompok yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau. Selanjutnya, perumahan, air, listrik dan bahan bakar lainnya, pakaian dan alas kaki, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kesehatan, transportasi, penyediaan makanan dan minuman/restoran, perawatan pribadi dan jasa lainnya.
“Sementara pada kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, rekreasi, olahraga dan budaya serta pendidikan cenderung stagnan,” rinci Asim.(hilda)













