Bitung, Sulutreview.com– Wali Kota Bitung Sulawesi Utara, Ir Maurits Mantiri MM menghadiri tahapan presentasi dan wawancara untuk menuju penghargaan pembangunan Daerah tahun 2023 dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Maia di Jakarta belum lama ini.
Pada sesi wawancara dan presentasi ini, Wali Kota terlihat tampil percaya diri (Pede) baik itu pada sesi wawancara dan presentasi mengenai Pembangunan Daerah.
Berbagai Inovasi dan program yang sedang berjalan, dipaparkan dihadapan lima orang penilai, penilai utama dan penilai independen.
Yaitu Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP (Deputi bidang kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan), Dr. Fikri Zulfahmi, MSc. (Associate Profesor in Rural and Planning ITB), Agustin Arry Yanna, SS, MA, Ir. Aryawan Soetiarso Putra, MSi. Dr. Wicaksono Sarosa (Tokoh perencanaan Kota di Indonesia).
Mengawali presentasi dengan menayangkan Video Profil Kota Bitung, Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri, MM tampil sangat responsif dalam menjawab setiap pertanyaan dari tim Bappenas.
Bersama tim Bappeda Kota Bitung yaitu Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ignatius Rudy Theno MT, Kepala Badan Drs Sifri Mandak, M.Si. MAP, Sekretaris Badan Teddy Minggu, SE ME, Staff Khusus Walikota Dr. Hendra Tawas, dan Staff Bappeda Yudie, Aldo, Ape.
Lalu menyampaikan berbagai program inovasi yang telah dilakukan serta penghargaan yang diraih Kota Bitung.
Dilanjutkan dengan pertanyaan dari kelima penilai yang ditujukan kepada Walikota beserta jajaran yang hadir.
Pertanyaan dari penilai mengenai KEK, Program Prioritas, upaya mengatasi kemiskinan, upaya mengatasi pengangguran terbuka, Inovasi dalam menjaga kerukunan beragama, langkah langkah optimalisasi penggunaan Wifi, Pelabuhan Samudera, percepatan atasi pembangunan jalan dan drainase yang rusak melalui Helm Merah / Helem Kuning, bagaimana penyusunan RKPD, dan dimensi spasial serta keterkaitan yang ada. Pertanyaan – pertanyaan tersebut mampu dijawab oleh Maurits Mantiri.
Bahkan menunjukkan optimisme yang tinggi, menjadi pemenang dengan mengundang langsung penilain untuk datang ke Kota Bitung.(zet)













