Gubernur Olly Ingatkan Pentingnya Peran Bapak di Tengah Keluarga

Gubernur Olly Dondokambey dorong PKB GMIM jadi teladan. Foto: ist

Manado, Sulutreview.com – Peran bapak sebagai tokoh utama di tengah keluarga, menandakan bahwa sebagai wakil Allah dan imam wajib memberikan contoh dan keteladanan.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey sebagai Ketua Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), kembali mengingatkan akan peran penting tersebut.

Orang nomor satu di Sulut ini, memotivasi seluruh keluarga besar Pria Kaum Bapa (PKB) GMIM agar mampu mengoptimalkan peran bapak di tengah keluarga.

“Dalam konsultasi pria PKB di gereja GMIM Rut Suwaan ini, kiranya membuat PKB ke depan benar-benar menjadi bapak di tengah-tengah keluarga. Bahkan di tengah lingkungan, maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat kita karena ini semua paling penting,” ucap Olly saat menghadiri
Konsultasi Tahunan Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Tahun 2022 di Gereja GMIM Rut Suwaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (10/9/2022).

Gubernur juga menjelaskan pentingnya peran PKB dalam mempersiapkan serta mendidik kader-kader guna menjaga keberlangsungan PKB GMIM.

“Dalam situasi kondisi seperti ini kita harus memperkuat PKB Gereja dalam mendidik kader-kader kita kedepan untuk menggantikan kita semua,” ujarnya.

Untuk itu, tugas dan tangung jawab PKB dalam menjaga generasi-generasi ke depan apalagi yang usianya masih muda dan masih produktif tetap menjalankan tanggung jawab dan menjaga keluarga.

“Bagi keluarga yang masih produktif, jangan takut untuk menambah jumlah anggota keluarga. Karena kalau kita banyak anak kita banyak rejeki. Ini yang harus selalu kita tekankan kepada bapak-bapak kita. Bagimana mempersiapkan generasi-generasi GMIM ke depan,” sebutnya.

Gubernur juga mengimbau PKB GMIM untuk tetap menjaga hubungan yang baik dan harmonis dengan keluarga, yaitu dengan meluangkan waktu bersama istri dan anak-anak. Hal itu ditandai dengan mematikan handphone.

“Mari kita semua bersama-sama PKB kita dukung slogan PKB PGI, yakni 18-21 yang artinya dari jam 6 sore sampai jam 9 malam handphone mati. Tujuannya, supaya kita bisa bercerita dengan istri dan anak-anak,” tandasnya.

Gubernur Olly mengatakan pentingnya kegiatan konsultasi PKBini guna membahas kelangsungan PKB agar lebih maju ke depan, dengan tetap berpedoman pada aturan-aturan tata gereja yang ada.

Turut hadir, Ketua BPMS GMIM Pdt Hein Arina, Ketua Komisi PKB Sinode GMIM Maurits Mantiri, Ketua Umum Panitia Konsultasi Tahunan PKB Sinode GMIM Tahun 2022 Clay June Dondokambey dan seluruh peserta.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *