Pendeta Denny Harry Sumolang saat mendatangi Kantor LPSK Jakarta
Jakarta, Sulutreview.com– Seorang Pendeta Asal Manado Sulawesi Utara bernama DHS (Denny Harry Sumolang) yang merupakan pimpinan DHS Church yang berlokasi di Kota Bitung Sulut, secara mengejutkan mendatangi Kantor LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) di wilayah Jakarta Timur pada Rabu 10 Agustus 2022.
Dengan menggunakan mobil Toyota Alphard Putih dengan mengenakan kemeja lengan pendek putih coklat dengan celana panjang jeans biru dan sepatu kecoklatan memakai masker Duck Bill merah putih di depan kantor LPSK dengan membawa 1 tas kain berwarna putih bertuliskan DHS masuk kedalam kantor LPSK tersebut.
Hal ini sesuai kiriman videonya kepada wartawan Sulutreview.com pada Kamis (11/08/2022).
Terlihat saat Pendeta DHS masuk ke kantor LPSK langsung dicegat oleh petugas penjaga kantor untuk menanyakan maksud dan tujuanya mendatangi LPSK.
Saat ditanya petugas, Pendeta DHS yang merupakan mantan Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut ini, langsung mengatakan bahwa Ia hanya akan memberikan Alkitab dan beberapa buku Rohani untuk memberikan penguatan iman kepada Bharada E karena beliau adalah warga Kristen yang pernah tinggal di Sulut yaitu di Kota Bitung dan di Kota Manado.
Seketika kedua orang petugas di LPSK langsung menerimanya dan setelah itu menyodorkan buku tamu kepada Pdt DHS untuk ditandatangani.
Usai menandatangani, Pdt DHS mengharapkan agar Alkitab dan buku Rohani ini bisa dapat diterima oleh Bharada E yang bernama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu dan langsung petugas mengatakan bahwa barang titipan Pdt DHS tentu akan diberikan kepada yang bersangkutan jika Bharada E masuk di LPSK.
Pdt DHS saat menghubungi wartawan Sulutreview.com di Kota Bitung mengatakan bahwa aksi beliau yang mendatangi kantor LPSK ini, tidak ada maksud apa-apa, selain murni atas dasar kemanusiaan dan kepedulian seorang Pendeta kepada seorang Kristiani yang sementara menghadapi pergumulan.
“Memang saat ini, Bharada E belum ada di LPSK akan tetapi kabar beredar beliau akan ke LPSK di Jakarta ini. Makanya saya berinisiatif datang di kesini,” kata Pdt DHS
Ia menambahkan bahwa patut digaris bawahi, “saya datang ke LPSK atas dasar peduli sebagai orang Kristen kepada Bharada E itu yang pertama, kedua Ia pernah tinggal di Bitung kebetulan saya juga adalah orang Sulut yaitu di Kota Bitung dan memiliki Gereja DHS Church. Apalagi saya datang kesini hanya untuk memberikan support secara iman kepada Bharada E dengan menitipkan Alkitab dan sejumlah buku-buku rohani untuk memberikan siraman rohani lewat Alkitab dan buku rohani untuk memberikan penguatan secara Iman sebagai seorang Kristen kepada Bharada E,” kata Pdt DHS kepada wartawan sulutreview.com via ponsel.
Pdt DHS, juga mengatakan bahwa selain membawa Alkitab dan buku-buki Rohani.
“Saya juga mendoakan agar Bharada E dapat kuat secara iman dalam menghadapi persoalan yang dihadapinya,” pungkasnya.
Diketahui, sebagaimana dilansir Okezone.com bahwa Bharada E diduga merupakan sosok utama yang terlibat kasus penembakan hingga menewaskan Brigadir J
Kejadian tersebut bertempat di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo. Richard Eliezer diketahui merupakan nama asli dari Bharada E yang berpangkat Bhayangkara Dua.
Bharada E atau inisial untuk Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu merupakan orang yang diduga kuat menembak dan menewaskan Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat.
Dia merupakan sopir sekaligus pengawal Ferdy Sambo. Namanya terseret menjadi tersangka lantaran dinilai sebagai sosok yang melepaskan peluru maut terhadap Brigadir J.
Bharada E juga sempat menuliskan yang rencananya dikirimkan pula pada keluarga almarhum Brigadir J bila memang diperkenankan dalam konteks resmi kliennya sebagai tersangka.
“Dia sampaikan secara tertulis yang kalau dibacakan bunyinya. Saya Bharada E mengucapkan turut berbela sungkawa atas kejadian ini, buat bapak ibu dan Reza (Keluarga Bang Yos almarhum). Sekali lagi saya mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, Tuhan Yesus selalu menguatkan Bapak Ibu Reza serta keluarga bangyos 7 Agustus 2022 jam 01.24 pagi WIB, tanda tangan Richard Bharada E,” katanya.(zet/Okezone.com)













