Bitung, Sulutreview.com– Kerja keras Pemerintah Kota Bitung dibawah pimpinan Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE dalam melakukan berbagai program dalam berbagai hal dalam segala bidang khususnya pendidikan. kemasyarakat, sosial dan budaya secara perlahan mulai mendapat perhatian Nasional bahkan menembus International.
Terbaru, kabar yang diperoleh Kota Digital Bitung Sulawesi Utara masuk dalam nominasi menjadi anggota UCCN ((Unesco Creative Cities Network).
Hal ini terungkap dalam rapat yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Walikota Bitung. (Kamis 28/7/2022) yang dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bitung Bapak Hengky Honandar SE didampingi Pj Sekda Ignatius Rudy Theno ST MT bersama tim Kemenparekraf (Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif) Republik Indonesia dan Kadis Pariwisata Pingkan kapoh MAP dalam Rangka Persiapan Nominasi UCCN (Unesco Creative Cities Network).
Pada penyampaian Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE, bahwa tentunya dengan masuknya Kota Bitung dalam nominasi UCCN Bidang Gastronomi oleh Kemenparekraf, “oleh karena ini kami mengucapkan Terimah Kasih Banyak untuk kepercayaan besar yang di berikan ini.
Sebab diketahui, hal ini dalam rangka menuju Kota GASTRONOMI kelas Dunia, ada banyak hal yang dipersiapkan. salah satunya persiapan ekosistem, mulai dari pembangunan pasar tradisional, pendidikan kuliner lokal, perbaikan kualitas pelayanan, kebersihan,kesehatan, dan penguat ekosistem lainnya yang tak kalah pentingnya yaitu peningkatan komunikasi digital.
Hal ini, sambung Hengky menuntut kesiapan Kota Bitung baik dari sektor industri, potensi, dan sumber daya manusia. Termasuk dalamnya peningkatan komunikasi digital.
Hadir dalam rapat tersebut,Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Bpk. Haryanto Bersama Tim ; Komisi Nasional Indonesia untuk Unesco, Bpk. Ananto Kusuma Seta, PH.D ; Konsultan UNESCO Bpk.Gaura ; Jajaran Pemeritah Kota Bitung, Ketua Yayasan STIE Petra Bitung, Ketua STBM Duasudara Bitung, Ketua TP3 Sepakat, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah, Ketua Komite Ekonomi Kreatif, Staf Khusus yang membidangi, serta Tim Media Center Pemkot Bitung.
Lantas? apa sih UNESCO tersebut. Dilansir Kemendikbud.go.id bahwa UNESCO yang dibentuk pada tahun 2004 dengan tujuan untuk mempromosikan kerja sama di antara kota-kota dunia yang mengidentifikasi kreativitas sebagai faktor strategis untuk pembangunan kota yang berkelanjutan.
Terdapat 7 kategori yang dapat menjadi identifikasi sebuah kota sebagai Kota Kreatif versi UCCN, yaitu Kerajinan dan Kesenian Rakyat (Crafts and Folk Arts), Kesenian Media (Media Arts), Musik, Film, Desain, Gastronomi, dan Sastra (Literature).(zet/*)













