Manado, Sulutreview.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven OE Kandow melantik 71 pejabat eselon III dan IV yang siap menempati jabatan baru di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Senin (25/7/2022).
Kepada para pejabat yang telah dilantik Kandow mengingatkan tentang pentingnya moralitas. Mengingat pada pelantikan tersebut terdapat sejumlah tenaga pendidik. Sehingga diharapkan peran mereka dapat meninggalkan jejak keteladanan.
“Dalam beberapa hari ini, kita dorong terus untuk menyikapi masalah moral. Ada upaya untuk meningkatkan kapabilitas pejabat. Namun yang terpenting bagaimana meningkatkan moral di lingkungan pendidikan terutama guru- guru,” tandasnya.
Kandouw mengaku optimistis masalah ini dapat terselesaikan. “Saya optimis walaupun bukan mendadak, namun hal ini harus jadi prioritas. Ingat masalah moral harus jadi perhatian khusus,” tandasnya.
Lebih jauh Kandouw menegaskan tentang terobosan baru yang wajib direalisasikan para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.
“Pak Gubernur mau orang yang punya terobosan dan hal-hal yang baru. Bukan yang hanya jalan di tempat. Kalau konvensional jangan berharap anda di promosi,” tegasnya.
Dia juga mengungkapkan agar para pejabat yang dilantik yang persentasenya sangat minim menjadi kebanggaan tersendiri.
“Pejabat eselon III yang dilantik ada 2,5 persen dan eselon IV ada 3,8 persen. Makanya mesti berbangga. Karena cuma sebagian kecil atau di bawah 10 persen yang dilantik,” ujarnya.
Tak kalah pentingnya, Kandouw juga menggarisbawahi akan upaya penghematan yang menjadi prioritas pejabat eselon III dan IV. “Menjadi underline penghematan kita. Mudah-mudahan mindset para pejabat, terbuka tentang penghematan kita yang masih defisit,” tukasnya.
Diharapkan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat mencari cara untuk menutupi defisit. Untuk itu, perlu memaksimalkan pendapatan, terutama pejabat eselon III dan IV.
“Mudah-mudahan pejabat yang dilantik menjadi ujung tombak yang dapat menambah pendapatan kita,” sebutnya.
Memasuki triwulan III, Kandouw berharap ada implementasi program yang perlu menjadi konsentrasi dan energi ekstra.
“Supaya kita dapat menyelesaikan semua ini. Kita akan hadapi KUA-PPS dengan dan APBD 2022 yang perlu kita revisi. Namun yang perlu diketahui adalah kerja saja dan tunjukkan dedikasi kalian,” ingatnya.
Selain itu, mereka juga diimbau untuk tetap memperkaya ilmu bukan materi. Bahkan mengedepankan Integritas dan akuntabilitas .
“Begitu juga dengan loyalitas, yang juga menjadi pekerjaan rumah kita. Karena dengan jumlah SDM yang banyak dan capable, nantinya dapat direalisasikan,” imbuhnya sambil memberikan ucapan selamat.(srv)













