Antisipasi Modus Begal Rekening, BSG Bagikan Tips Aman

Infografis BSG. Foto : istimewa

Manado, Sulutreview.com – Nasabah nasabah Bank Pembangunan Daerah (BPD) SulutGo (BSG). dminta waspadai kasus skimming. Karena skimming merupakan tindak kejahatan yang sering terjadi di perbankan. Di mana pelaku melakukan pembobolan rekening menggunakan alat skimmer.

Alat ini berbentuk mulut slot kartu ATM dan terdapat spy camera. Yang cara kerjanya yaitu ketika kartu masuk ke ATM, skimmer akan membaca data nasabah dan merekam tangan ketika memasukkan PIN.

Keadaan ini, yakni kejahatan perbankan atau begal rekening sempat dialami sejumlah nasabah BSG. Sehingga untuk menyikapi hal tersebut, nasabah BSG diimbau untuk lebih waspada, dan secepatnya melapor apabila didapati ada tanda-tanda skimming.

Direktur BSG Revino Pepah melalui, Pemimpin Corporate Secretary Linda Moniaga membenarkan hal itu.

” Iya akibat tindakan kejahatan ini, ada beberapa orang nasabah yang telah datang melaporkan rekening terdebet tanpa transaksi,” ujar Linda Moniaga kepada media ini, Rabu(30/6/2022).

Dia menegaskan bahwa kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak berwajib. “Kasus ini sedang diperiksa oleh divisi terkait. Kami meminta agar nasabah BSG tetap waspada terhadap kasus Skimming,” katanya.

Moniaga menambahkan, untuk mencegah dan mengaintisipasi hal ini maka manajemen PT BSG meminta kepada seluruh nasabah, apabila terjadi perbedaan pencatatan transaksi akibat Skimming untuk segera dan secepatnya datang melaporkan ke kantor cabang/ cabang pembantu BSG terdekat.

”Kami minta kepada seluruh nasabah yang mengalami perbedaan pencatatan transaksi segera melapor, kami siap membantu hingga tuntas,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya memastikan, pada prinsipnya BSG menjamin penggantian kerugian bagi nasabah yang terbukti dirugikan akibat percobaan skimming dimaksud sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pada prinsipnya dari hasil indenfikasi sementara, tidak ada nilai yang sigifikan sehingga masih dapat ditangani oleh manajemen BSG secara cepat dan tuntas.” tegas Moniaga.

Agar lebih aman saat bertransaks, Moniaga membagikan sejumlah poin penting yang wajib diketahui nasabah.

Skimming memang sulit untuk dideteksi oleh mata, dapat dihindari, dengan cara sebagai berikut :

Pertama, periksa alat transaksi. Jika menemukan alat yang mencurigakan di sekitar ATM saat melakukan transaksi, dapat langsung menghubungi Call Center BSG di 1500 659.

Kedua, tutupi tangan. Ketika PIN dimasukkan alat skimmer akan sulit merekam gerakan tangan saat memasukkan PIN. Ini untuk meminimalisir jika ada orang lain atau spy camera melihat PIN.

Ketiga, ganti PIN berkala
Skimming memerlukan rekaman PIN ATM, maka sebaiknya secara berkala nasabah mengganti PIN ATM.

Keempat, Gunakan kartu yang telah memiliki chip.

“Kartu chip sudah menggunakan teknologi enkripsi data. Jadi, walaupun terdeteksi oleh alat skimmer, data yang terekam hanya berupa kode/simbol yang tidak bisa diartikan,” jelasnya.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *