Manado, Sulutreview.com – Marsma Lanudsri Manado TNI M Satriyo Utomo SH menegaskan bahwa wilayah udara Sulawesi Utara (Sulut) terpantau kondusif dan aman.
“Saat ini wilayah udara di Sulawesi Utara boleh dikatakan cukup kondusif dan aman ini bisa terbukti dengan berbagai kegiatan yang dapat dilaksanakan tanpa gangguan apapun. Baik darat, udara maupun di laut. Demikian juga dengan aktivitas ekonomi masih tetap berjalan,” ungkapnya kepada wartawan di Balai Prajurit di Lanudsri Manado, Selasa (14/6/2022).
Dikatakannya, Pangkalan TNI Angkatan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado
berada di posisi yang strategis, yakni di ujung utara yang berhadapan dengan Samudera Pasifik berbatasan dengan negara Filipina dan juga alur laut kepulauan Indonesia 2 dan 3. Sehingga akan perpeluang akan adanya ancaman dari udara.
“Bentuk ancaman dari udara dapat dikatakan minim. Artinya tidak ada ancaman sama sekali di wilayah udara dan ini terbukti juga bahwa upaya-upaya yang kurang baik seperti penyelundupan ataupun pembajakan ataupun hal-hal pelanggaran wilayah udara khususnya di Sulawesi Utara masih bisa kita jaga,” jelasnya.
Untuk menjamin stabilitas atau keamanan Lanudsri mengandalkan sejumlah potensi kekuatan, seperti satuan samping, satuan radar pertahanan udara yang ada di Gorontalo.
‘Ini selalu beroperasi terus-menerus untuk memonitor wilayah udara yang ada di Sulawesi Utara dan sampai saat ini Alhamdulillah Puji Tuhan tidak ada pelanggaran wilayah udara yang bisa mengganggu teritorial ataupun melanggar teritorial dari NKRI,” tukasnya.
Lanudsri menambahkan, terkait latihan bersama, pihak Lanudsri tetap siap jika dipercayakan sebagai tuan rumah.
“Kita terakhir melaksanakan latihan bersama tahun 2019 dan tahun 2020. Manado ini, akan menjadi tempat yang cocok untuk latihan bersama. Tetapi semua tergantung dari pimpinan,” imbuhnya.(eda)













