Bitung, Sulutreview.com– Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIIII di Kota Bitung resmi dilaksanakan di Stadion Duasudara Senin (13/06/2022).
Hebatnya acara MTQ kali ini, dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (RI) Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi serta Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE serta Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE dan Ketua LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Sulut H Iskandar Kamaru serta sejumlah Bupati dan Wali Kota se-Sulut lainya.
Pada sambutan Wakil Menteri Agama Ia sangat mengapresiasi akan Sulut yang telah melaksanakan MTQ yang menandakan Sulut adalah wilayah yang sangat rukun aman dan damai.
“Dengan adanya MTQ ini, bisa membawa Sulut menjadi daerah Laboratorium Kerukunan Umat Beragama di Indonesia,” tandas mantan Anggota DPR-RI ini.
Ia menambahkan, bahwa MTQ ini akan menumbuhkan keberagaman yang Harmoni yang tentunya hal ini bisa terwujud lewat kedadaran dan dukungan semua elemen masyarakat.
“Sebab dengan MTQ ini, akan mampu membawa bangsa-bangsa di Dunia Maju dan Sejahtera,” tandasnya.
Menurut Saadi, Alqur’an tidak hanya indah saat dibaca namun memiliki konsep yang begitu indah tentang keberagaman kehidupan rukun dan damai dan saling menghormati.
“Perhelatan MTQ disetiap jenjang merukan bagian penting untuk merawat harmoni. Bukan hanya juara namun menciptakan generasi yang mencintai Alqur’an serta membumikan Alqur’an dan terus menginsiporasi Harmoni ditengah keberagaman Indonesia,” pungkasnya sembari melantunkan pantun ‘Burung Merpati Hinggap di Pohon Mahoni mari kita saling menghormati hidup nyaman dan harmoni.
Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokembey SE menyatakan moderasi beragama harus terus dibumingkan dalam alam Indonesia.
“Moderasi beragama adalah prinsip jalan tengah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dan ini harus kita bumingkan di tengah-tengah keberagaman nusantara, karena Torang Samua Basudara dan Ciptaan Tuhan,” katanya sambil tersenyum
Selain itu, OD sapaan akrapnya, memberikan angin segar kepada Qoriah-qoriah yang mewakili Sulawesi embiarkan sendiri para peserta pergi. Kita akan mengsuport terus semua kegiatan MTQ di tingkat Nasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri bahwa MTQ ke-29 Momentum Pengembangan Literasi Al Quran
MTQ merupakan momentum penting pengembangan literasi serta upaya menghidupkan moderasi beragama dan budaya menuju Sulawesi Utara lebih hebat.
“Dan ini akan bukti jika Sulut tidak hanya kaya dengan keindahan alam. Namun, juga kaya akan nilai-nilai kerukunan dan toleransi,” tutur Mantiri
Mantiri juga berharap, MTQ ke-29 ini bisa manghasilkan Qori dan Qoriah hingga Hafidz dan Hafidzah terbaik yang akan mewakili provinsi Sulut pada even MTQ tingkat Nasional.
“Selaku tuan rumah saya ucapkan selamat datang dan selamat berlomba kepada kafilah-kafilah dari 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Utara,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksanaan MTQ ke 29 tingkat Propinsi Sulut, Merry Dumbela mengatakan pada laporanya bahwa peserta terdari utusan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara dengan jumlah peserta 483 orang. “Selama pelaksanaan berlangsung semua peserta MTQ sebanyak 483 orang dapat fasilitas asuransi,” tandas Dumbela.(zet)













