Wakili Pemkab Boltim, Hendra Tangel Buka Kegiatan UKW ke-XXX PWI Boltim

SULUTREVIEW, BOLTIM-Mewakili Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Hendra Tangel dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Khaeruddin Mamonto, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-XXX, bertempat di aula Bobakidan Inaton, Hotel Tamasya Kotamobagu, Senin (28/2).

Hendra Tangel, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto yang tidak sempat menghadiri pembukaan kegiatan UKW angkatan ke-XXX yang di gelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Boltim, dikarenakan sedang dalam tugas kemanusiaan.

“Bapak bupati sampaikan permohonan maaf karena tidak sempat menghadiri kegiatan UKW yang diselenggarakan PWI Boltim. Bupati memerintahkan kepada saya dan bapak Kadis Kominfo untuk mewakili sekaligus membuka kegiatan UKW ini,” kata Hendra Tangel.

Lebih lanjut Hendra mengatakan, bahwa Kegiatan UKW seperti ini agar terus dilakukan supaya ada kesinambungan.

“Jangan sampai UKW seperti ini hanya di lakukan hari ini dan besok setelah itu tidak ada lagi pelaksanaan, sehingga kemampuan teman-teman pers tidak bisa diukur, standarnya tidak dapat karena tidak pernah dilakukan kompetensi,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, Pemkab Boltim sangat mendukung serta mensupport kegiatan UKW yang dilaksanakan PWI Botim.

“Pemkab Boltim sangat mendukung kegiatan UKW ini. Agar seluruh wartawan mengetahui serta memahami Undang-undang Pers serta dalam melakukan peliputan dan pemberitaan berdasarkan kaidah jurnalistik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan menegaskan, bahwa kegiatan UKW ini sudah diwajibkan sebagaimana regulasi dari Dewan Pers.

“UKW ini adalah dasar wartawan mendapatkan sertifikat kompetensi. Seperti pengemudi kendaraan harus mempunyai SIM, dan yang mendapatkan itu yang benar-benar di nyatakan berkompeten. Sehingga saya sampaikan peserta bisa memanfaatkan waktu dengan baik yang diberikan oleh tim penguji. Kalau tidak maka peserta itu sendiri yang akan rugi,” tegas Voucke Lontaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *