Manado, Sulutreview.com – Proyek Kawasan Pantai Malalayang dipastikan menjadi area yang sarat dengan fasilitas penunjang pariwisata bagi masyarakat yang ada di Bumi Nyiur Melambai.
Pantai Malalayang yang sejak lama menjadi tempat yang disukai warga di Kota Manado ini bakal tampil cantik dengan desain yang menarik, sehingga akan menjadi area wisata baru.
Sesuai rencana, pembangunan yang bertema Public Beach Promenade dari pantai Malalayang tersebut, akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer.
Untuk memastikan perkembangan atau progress pengerjaannya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR, Basuki Hadimuljono dan Gubernur Olly Dondokambey meninjau langsung proyek tersebut pada Jumat (25/2/2022).
Diketahui, proyek tersebut hampir rampung. Terbukti sejumlah infrastruktur penunjang sudah terlihat. Dan nantinya, tugu Boboca yang telah menjadi landmark Pantai Malalayang akan berada di dalamnya.
Kawasan dengan tagline Premonade, merupakan area yang dibangun memanjang di tepian laut. Bahkan di tempat yang sama akan dilengkapi kios dermaga, menara pantau, pedesterian dan landmark bertuliskan Malalayang.
Sehingga tempat itu akan menjadi poin center yang diminati warga untuk ber-swafoto.
Pada lokasi Boboca akan dilengkapi dengan desain tugu bola bumi dan ikan Coelacant, yakni sejenis ikan Purba, yang menjadi maskot Sulut. Dapat dipastikan area baru ini akan menjadi lebih asri karena ditanami dengan pepohonan hijau. Dan untuk menjawab kebutuhan kuliner, akan disiapkan warung apung yang terletak tepat di atas perairan.
Fasilitas lainnya juga akan dibangun sport outdor, cultural space dan sea premonade.
Gubernur Olly pada kesempatan tersebut banyak memberikan penjelasan kepada Menteri PUPR.
Pembangunan kawasan pantai Malalayang ini untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju. Untuk itu, mohon dukungan doa seluruh masyarakat,” ungkap Gubernur Olly.
Selanjutnya, Gubernur Olly dan Menteri PUPR memantau pembangunan Proyek Manado Outer Ring Road (MORR). Di mana
Ring Road III akan menghubungkan ruas jalan Kalasey – Winangun yang akan digenjot di tahun 2022 dengan nilai proyek yang mencapai Rp 46 miliar lebih.
Ring Road III dibangun sepanjang 11,4 kilometer. Namun dalam realisasinya baru 1,5 kilometer. Untuk tahap ke II, pembangunan mulai dari Desa Sea hingga ke lokasi yang berdekatan dengan lokasi RSJ Ratumbuysang yang terletak di Desa Kalasey II, Minahasa.
Ikut hadir dalam pantauan Wali Kota Manado, Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang serta jajaran Kementerian PUPR di Sulut dan jajaran pejabat Pemprov Sulut.(srv)













