Bitung, Sulutreview.com– Selasa (18/01/2022) pagi tepat pukul 08:30 WITA, suasana di lingkungan Pemerintah Kota Bitung yang biasanya hening langsung tiba-tiba mencekam karena dibuat heboh dengan adanya inspeksi mendadak (Sidak) dari Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Pasalnya, Wali Kota secara tiba-tiba dari Rumah Dinasnya di wilayah Kelurahan Kadoodan, langsung tancap gas dengan menaiki mobil Dinasnya menuju Kantor Disdukcapil di area kantor Wali Kota Bitung.
Terpantau saat turun dari mobil Inova Hitam dengan nomor polisi DB 1 C dengan menggunakan pakaian dinasnya, Wali Kota langsung masuk kedalam kantor Disdukcapil dengan muka yang tegang dan langsung menyampaikan.
“Ngoni berapa kali bilang-bilang jangan sampai ada pungli berdosa,” katanya dengan suara lantang.
Ia mengatakan dengan dialeg bahasa Manado. “Ngoni masih beking Pungli. Mo kerja betul ngoni ato jadi maklar. So stengah mati kita urus-urus beking tim data di Bitung, riki Kajari so datang disini tidak ada pungli. Ngoni masih beking. Mana tu keluarga korban. Dorang ada minta brapa sapa depe nama,” kata Wali Kota dengan nada tinggi berang dengan adanya dugaan masih ada Pungli di Disdukcapil tersebut.
Seketika Kepala Discapilduk Efrainhard Lomboan dan Asisten 2 Benny Lontoh, turun dari lantai 2, kaget dengan adanya kedatangan Wali Kota secara mendadak.
Seketika salah satu korban mengatakan bahwa ada nama sely. Wali Kota pun langsung menanyakan. “Mana tu nama Sely. Ngoni masih terima calo dang disini. Kalu ngoni pake calo-calo. Ngoni terima dosa dorang (calo red) mo trima doi. Jangan terima kalu Calo. ini terakhir kita datang,” ujar Mantiri.
Usai menyampaikan kalimat terakhirnya bahwa ini terakhir kali kita datang. Maurits langsung keluar dari kantor Disdukcapil dan berjalan menuju kantor Wali Kota yang tak jauh dari Kantor Disdukcapil.
Kepada sejumlah wartawan usai sidak di Kantor Disduk Capil, Maurits mengatakan bahwa ia melakukan ini, untuk ingin menjadikan pemerintahannya bersih dari Praktik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) seperti dugaan Pungutan Liar (Pungli).
“Kami tidak akan mentolerir praktek – praktek seperti ini, disaat kami sementara fokus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat ternyata masih ada oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab apalagi membuat masyarakat jadi susah,” katanya.
Ia mengatakan bahwa pihak inspektorat Ia sudah perintahkan untuk langsung lakukan pemeriksaan dan jika ditemukan memang ada oknum orang dalam baik itu ASN atau THL yang terlibat, saya minta kepala BKPSDM segera ambil tindakan tegas.
“Saya juga menghimbau kepada seluruh jajaran pemerintah kota Bitung Hati- Hati dan Stop melakukan hal-hal yang dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah khususnya terkait pelayanan publik, berikan pelayanan yang terbaik bukan justru menyusahkan,” katanya.
Maurits juga meminta kepada masyarkat untuk tidak lagi memberikan peluang kepada oknum – oknum yang kurang bertanggung jawab seperti calo untuk melakukan pengurusan surat – surat apapun, ikuti prosedur yang berlaku sesuai ketentuan, apabila dipersulit silahkan langsung laporkan kepada kami, pasti akan segera kami tindak lanjuti.
Lantas? apa alasan atau pemicu sehingga Wali Kota, sampai tiba-tiba mendatangi Kantor Disdukcapil tersebut. Kepada wartawan Maurits mengatakan bahwa Ia sudah mendengar adanya laporan dari beberapa warga bahwa diduga ada oknum-oknum yang melakukan aksi Pungli dalam pengurusan administrasi di Kantor Disdukcapil. Sehingga puncaknya pada Selasa (18/01/2022) Ia langsung mendatangi Kantor Discapilduk tersebut.
Maurits berharap hal dugaan pungli, jangan sampai terjadi lagi di Kota Bitung. “Sebab yang saya lakukan tadi. Adalah upaya preventif agar jangan sampai hal ini dibiarkan berlarut-larut dan nantinya akan menjadi sarang Pungli. Apalagi saya bersama Pak Wakil Wali Kota Pak Hengky Honandar sampai saat ini, sangat berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat jangan sampai dikotori oleh oknum-oknum yang merusak citra tatanan Pemerintah Kota Bitung dengan masih adanya aksi Pungli,” tegasnya.(zet)













