Bupati Boltim Hadiri Pencanangan Kampung Reforma Agraria di Mooat

Sam Sachrul Mamonto

SULUTREVIEW.COM, BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto menghadiri pencanangan Kampung Reforma Agraria di Desa Mooat, Kecamatan Mooat, Rabu (12/1). Kegiatan itu diselenggarakan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Dalam sambutannya, bupati mengatakan Kampung Reforma Agraria adalah suatu kawasan yang didiami oleh kelompok masyarakat penerima tora yang telah dilakukan kegiataan penataan aset, penataan penggunaan tanah dan penataan akses, sehingga terwujud suatu kampung tematik yang mencerminkan catur tertib pertanahan.

“Kampung reforma agraria diharapkan mampu menjadi etalase keberhasilan pelaksanaan reforma agraria dalam skala kecil, yakni meliputi penataan aset, penatagunaan tanah, dan penataan akses dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya dan potensi yang ada dalam suatu wilayah,” kata bupati.

Lanjut bupati, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penetapan atau pencanangan kampung reforma agraria ini. Antara lain penataan aset lewat program legalisasi aset, redistribusi tanah, konsolidasi tanah, maupun pemanfaatan bersama.

Selanjutnya, penataan penggunaan tanah yakni rencana badan jalan, emplasemen, fasilitas sosial, fasilitas umum, wilayah tanah usaha, aspek fisik, aspek yuridis dan aspek lingkungan hidup. “Ketiga adalah penataan akses yaitu indikatornya adalah peningkatan pendapatan subyek reforma agraria berupa outcome dan impact,” jelas bupati.

Pada kegiatan itu, bupati menyerahkan 1.000 sertifikat kepada masyarakat secara simbolis. Selain itu, bupati juga menyerahkan bantuan organisasi sosial berupa Al Quran, serta menyerahkan bibit cabe kepada petani sekaligus menanam bibit tanaman holtikultura. (liem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *