Transformasi Digital, LinkAja dan Pemkot Bitung Jalin Kolaborasi

Pemkot Bitung dan LinkAja wujudkan ekosistem digital. Foto : istimewa

Bitung, Sulutreview.com – Penyedia jasa pembayaran berbasis server nasional, LinkAja terus mengembangkan ekosistem digitalnya di berbagai penjuru tanah air di Indonesia.

Kota Bitung dengan berbagai potensinya siap untuk bertransformasi menjadi kota dengan ekosistem pembayarannya secara digital. Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Fintek Karya Nusantara atau LinkAja dengan Pemerintah Kota Bitung yang menyasar kerja sama digitalisasi pembayaran berbagai ekosistem yang ada di Kota Bitung.

Kerja sama strategis bersama Pemerintah Kota Bitung, LinkAja menjadi uang elektronik yang nantinya dapat digunakan di berbagai sektor eksositem digital yang ada di Kota Bitung, diantaranya pembayaran digital perpajakan dan retribusi, penggunaan metode pembayaran LinkAja di aplikasi Citigov, digitalisasi pasar, pembayaran secara digital diberbagai tempat pariwisata, pembayaran secara digital di berbagai layanan kesehatan, digitalisasi UMKM dan edukasi pembayaran digital di ruang lingkup kecamatan yang ada di Kota Bitung.

Chief Marketing Officer LinkAja, Wibawa Prasetyawan mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan kolaborasi digitalisasi pembayaran di Kota Bitung ini, kita dapat bersama-sama memperkuat ekosistem keuangan digital dan meningkatkan literasi keuangan di Indonesia sesuai amanah Pemerintah Republik Indonesia.

“Bitung merupakan kota paling timur di Sulawesi Utara yang dikenal sebagai kota pelabuhan internasional dengan potensi yang sangat besar baik untuk sektor pariwisata, perikanan, bahari serta sektor potensial lainnya. Hal ini menjadikan titik yang tepat dalam membangun ekosistem keuangan digital yang holistik,” katanya Kamis (4/11/2021).

“Sebagaimana tujuan LinkAja adalah mewujudkan perluasan ekosistem digital dalam pembayaran berbagai kebutuhan esensial yang holistik guna mendukung percepatan inklusi keuangan di Indonesia pada umumnya, serta mendorong UMKM lokal untuk dapat terus bangkit walau di tengah pandemi COVID-19 ini,” tukasnya.

Walikota Bitung Ir. Maurits Mentari, MM mengatakan kolaborasi bersama LinkAja merupakan langkah strategis kami untuk membentuk Kota Bitung agar dapat bertransformasi menjadi Go Digital.

“Kami harapkan melalui kerja sama strategis ini dapat menjadi stimulus yang baik bagi masyarakat Kota Bitung untuk terbiasa dalam memenuhi semua kebutuhan sehari-hari dengan metode pembayarannya secara digital dengan LinkAja,” sebut Walikota.

Kerja sama ini juga sebagai bagian untuk mewujudkan perluasan ekosistem digital di Kota Bitung ini dan meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat Bitung.

Hingga saat ini, LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 1,5 juta merchant lokal dan lebih dari 400.000 merchant nasional di seluruh Indonesia, 230 moda transportasi, lebih dari 790 pasar tradisional, lebih dari 50.000 partner donasi digital, berbagai online market place, pembayaran dan pembelian kebutuhan sehari hari seperti pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya seperti transfer ke semua rekening bank dan tarik tunai tanpa kartu.

Selain itu, LinkAja juga dapat digunakan di lebih dari 1,2 juta titik transaksi untuk pengisian dan penarikan saldo, yang meliputi ATM, transfer perbankan, jaringan ritel, hingga layanan keuangan digital.(eda/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *