Manado, Sulutreview.com – Perwakilan Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Provinsi Sulawesi Utara sukses menggelar kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke II tahun 2021.
Kegiatan Rakerda dimulai dengan ibadah yang dipimpin Wakil Ketua Majelis Pusat GPDI, Pdt Dr Robert Longkutoy, di Restoran Pondok Bambu Waterpark GPI Manado,
Sabtu (30/10/21).
Pdt Longkutoy dalam khotbahnya mengambil ayat Firman Tuhan di 2 Timotius 4:1-2.
Dia mengatakan bahwa Pewarna harus memberitakan berita yang kondusif, berita yang dapat dipertanggungjawabkan serta berita yang mampu meredam kondisi dan situasi apapun.
“Pewarna harus mampu meredam kondisi dan situasi apapun. Wartawan nasrani tujuannya memberitakan berita yang menciptakan sesuatu yang kondusif dan harus dipertanggungjawabkan. Komersialisasi tapi nasrani nya harus diutamakan,” ucap Longkutoy.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara, Evans Steven Liow, S.Sos, MM mengatakan Pewarna harus mewartakan kebenaran yang membawa damai sejahtera dengan kasih kristus. Tujuannya, membawa umat Tuhan masuk kerajaan surga dan hidup sesuai ajaran Kristus, itu yang harus diwartakan. Sebab, kasih Kristus dapat menembus keterbatasan.
“Indentitas wartawan nasrani memenuhi tugas dan panggilan. Prinsip wartawan sebagai orang beriman harus dijaga. Jaga integritas diri, jaga identitas dan memeliharanya. Bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait dalam membangun, merawat dan toleransi. Kita saling menjaga sebagai tubuh kristus,” ujar Liouw.
Rakerda Pewarna Sulut juga membicarakan visi dan misi, Anggaran Rencana Daerah (ARD) dan program-program kerja yang akan dilaksanakan selama 1 tahun ke depan.
Ketua DPD Pewarna Provinsi Sulut, Sanfransisco Manossoh dalam mengevaluasi kinerja Pewarna selama tahun 2021 dan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan rencana kerja tahun 2022 mengatakan harapan-harapan ke depan agar antara pimpinan dan anggota pewarna semakin solid dan terus bersinergi untuk rencana program-program yang akan digelar tahun depan semuanya dapat terlaksana.
“Semoga hasil rakerda II DPD Pewarna Sulut serta rencana program ditahun 2022 dapat terlaksana. Ini butuh sinergitas antara pimpinan dan anggota,” tutur Manossoh.
Di bagian akhir dari kegiatan Rakerda ini, Ketua DPD Pewarna Sulut menyerahkan surat mandat pembentukan pengurus cabang 6 kabupaten/kota, Minahasa utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Manado, Bitung dan Sangihe.
“Saya berharap setelah terima surat mandat ini, pengurus langsung melakukan pembentukan struktur kepengurusan Pewarna di kabupaten kota dan mampu memberi warna yang indah,” tutup Manossoh.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kepala bidang urusan agama kristen Kanwil kementrian agama provinsi Sulut Pdt Dr Sonia Tampanguna, SAg.MTH dan ketua API Kota Manado Pdt. Stevi Pamikiran.(lina)













