Dukung 8 Ribu UMKM, Menteri BUMN Puji PLN

Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke Cirebon
IMG-20210818-WA0009


Cirebon, Sulutreview.com – Kondisi pandemi Covid-19 telah berdampak pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.

Untuk itu, PT PLN (Persero) memberikan dukungan pada pengembangan pada 8.000-an UMKM melalui 29 Rumah BUMN yang dikelola perseroan di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Menteri BUMN Erick Thohir memberikan pujian atas kontribusi PLN yang mendukung pengembangan UMKM di Tanah Air.

Hal itu mencuat dalam Sharing Session di Rumah BUMN Cirebon, Jawa Barat, Erick menuturkan, UMKM selain membutuhkan pendanaan, juga butuh pendampingan hingga dukungan untuk menjangkau akses pasar.
 
Perhatian direalisasikan melalui pendanaan yang disalurkan BUMN melalui perbankan nasional. Pada kesempatan ini, Rumah BUMN berperan melakukan pendampingan UMKM, agar UMKM dapat merancang kemasan produk yang menarik hingga upaya meningkatkan kualitas produk dari UMKM.
 
“Atau melakukan research bagaimana suatu produk menjadi berubah di masyarakat,” ujarnya.
  
Rumah BUMN sebagai sentra pembinaan UMKM telah hadir di 244 lokasi dari Sabang sampai Merauke yang dikelola sejumlah BUMN, termasuk PLN. Rumah BUMN dengan konsep Co-Working Space, diharapkan berperan mendorong kreativitas BUMN Muda dan pelaku UMKM.
 
Terkait akses pasar, Erick pun menyebut bahwa tidak hanya BUMN melainkan semua pihak harus berkolaborasi. Termasuk mendorong bagaimana UMKM mulai dapat mengikuti tren pemasaran daring selain bergantung pada pemasaran konvensional secara luring. Pemanfaatan e-commerce disebut bisa jadi akses bagi UMKM dalam mengubah pola pemasarannya.
  
Erick berharap agar PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dapat terus mendukung pelaku usaha ultra mikro agar bisnisnya bisa makin berkembang.
  
“Mungkin untuk yang CSR kita akan fokus yang ultra mikro, karena yang UMKM sebenarnya sudah ada akses perbankan. Nah, kita coba melakukan itu.” sebutnya.
  
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Agung Nugraha menyampaikan peran Rumah BUMN dalam berbagai kegiatan edukasi dan pembinaan. PLN, lanjut dia, senantiasa mendukung agar kiprah BUMN dalam pengembangan UMKM dapat semakin dirasakan.
 
Khusus di Rumah BUMN Cirebon, Jawa Barat, PLN mendukung pengembangan 601 UMKM yang mayoritas pelaku usaha kerajinan tangan dan makanan minuman.
  
“Ke depan ini akan terus berkembang. Semakin banyak yang tertarik bergabung,” jelasnya.
  
Agung menjelaskan, Rumah BUMN Cirebon yang berada di bawah naungan PLN UID Jawa Barat fokus dalam mengembangkan potensi kearifan lokal dengan kerajinan tangan masing-masing daerah. Dengan kondisi pandemi saat ini, perseroan semakin mendorong pemasaran secara daring selain mengandalkan pemasaran konvensional.
  
Berbagai kegiatan yang selama ini turut didukung PLN melalui Rumah BUMN adalah sosialisasi kelistrikan, sosialisasi limbah dan peraturan Lingkungan Hidup, pemberian akses permodalan usaha, pendampingan pengembangan produk UMKM, hingga dukungan dalam berbagai ajang festival maupun pameran untuk pemasaran.
 
Dengan program pendampingan UMKM ini,  berharap semakin banyak UMKM yang dapat didorong maju bersama.
  
“Di tengah Pandemi, kami ingin mendukung teman-teman UMKM untuk lebih maju, lebih adaptif, seperti kita melakukan pelatihan penjualan online supaya mereka bisa survive di tengah pandemi,” harap Agung.
  
Yani Rismawati, salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan dari Rumah BUMN mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan. Selain pendampingan dari Rumah BUMN, Ia mendapatkan hibah TJSL dari PLN berupa mesin pengering regginang.
 
“Melalui mesin masih melakukan kegiatan produksi di saat cuaca tidak mendukung. Dan dari Rumah BUMN saya sangat bersyukur dapat bantuan legalitas. Bergabung dengan rumah BUMN saya mendapatkan gratis, mulai dari halal hingga HAKI,” ucap produsen Regginang Kidal ini.  

Selain itu, PLN juga memiliki program pendanaan Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Sejak tahun 2019 hingga Agustus 2021 dana yang dikeluarkan oleh PLN untuk memgembangkan UMK telah lebih dari Rp82 miliar.(srv)
   

banner 300x250