KM Tatamailau (foto jogjalib.net)
Bitung, Sulutreview.com– Pemerintah Kota Bitung dibawah pimpinan Wali Kota Ir Maurits Mantiri MM dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar SE nampaknya sangat serius untuk mengantisipasi lonjakan Pasien Covid-19 di Kota Bitung ini.
Setelah satu Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) telah resmi dijadikan Rumah Sakit (RS) darurat untuk Pasien Covid-19 untuk diisolasi. Kali ini, berkat lobby Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE berhasil melobby Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, untuk menjadikan satu Kapal Pelni KM Tatamailau untuk dijadikan tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19.
Hal ini terungkap, saat Wali Kota dan Wakil Walikota melakukan kunjungan di KM Tatamailau saat port stay di Pelabuhan Samudera Bitung Kamis (30/07/2021).
Maurits dan Hengky mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur surat permohonan Pemkot Bitung dan ultimate lobby yang dilakukan langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey dengan Mentri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi menuai sukses. Sementara kabar terkini tak kurang dari 488 Isoman (Isolasi Mandiri) Bitung siap menjalani perawatan di KM Tatamailau.
Yang menarik, sebagaimana yang disampaikan Plt Kadis Kesehatan dr Pitter Lumingkewas, bahwa Kapal KM Tatamailau ketika akan ready untuk menerima pasien Isoman, tidak hanya stay di pelabuhan Bitung. Namun, akan berlabuh di Selat Pulau Lembeh.
“Ya informasinya demikian. Dan saat ini menurut kabar dari pihak PT Pelni KM Tatamailau akan bergerak dari pelabuhan untuk mencari titik lokasi untuk berlabuh,” katanya.
Ditanya berapa lama KM Tatamailau akan digunakan, pihaknya mengatakan masih belum mengetahui secara persis.
“Yang pasti jika ada pasien Isoman pihak Dinkes akan melakukan uji screening lebih detail untuk dibawah ke Kapal Tatamailau tersebut,” katanya.
Menurutnya, untuk penggunaan Kapal ini. Tidak hanya digunakan warga disekitar pelabuhan. Namun akan dilakukan secara umum. “Ya semua warga Bitung yang Isoman bisa ke KM Tatamailau. Namun dengan uji kelayakan yang ketat. Sebab untuk warga Isoman kalau hanya dirumah pastilah semua keluarga bisa kena. Untuk itu dengan adanya KM Tatamailau ini sangat membantu dalam penanganan secara cepat pemutusan mata rantai Covid-19,” jelasnya.
Seperti diketahui, dilansir jadwalkapal.net, untuk jalur perjalanan laut KM Tatamailau sebelumnya adalah meliputi wilayah Agats, Timika, Tual, Kaimana, Fak-fak, Sorong, Tidore, Bitung dan Merauke.(zet)













