Timnas Italy dan Spanyol, Inzert Foto Ronny Pangemanan
Jakarta, Sulutreview.com– Duel panas antara Negara Italia VS Spanyol adalah duel ideal yang terjadi di semi final Euro kali ini. Kedua tim sama-sama bermain dengan gaya sepak bola menyerang, terbuka dan agresif.
Berikut Laporan, langsung analis Sepak Bola kenamaan Tanah Air asal Nyiur Melambai, Bung Ronny (Ropan) Pangemanan kepada wartawan Sulutreview.com, Selasa (06/07/2021).
Ropan mengatakan, laga Italia vs Spanyol enak untuk, ditonton dan dinikmati. Dalam situasi dan kondisi berimbang, sebiji gol yang tercipta akan sangat berarti untuk membawa salah satu, diantara Italia atau Spanyol untuk meringsek masuk melangkah ke final.
Artinya, siapa diantara keduanya mampu mencuri gol lebih dulu, peluang menang akan sangat terbuka. Italia tetap akan bermain dengan kolektivitas, sementara Spanyol berupaya untuk menguasai bola dengan durasi sebanyak mungkin.
Ketidakhadiran bek kiri, Leonardo Spinazolla yang cedera saat jumpa Belgia, membuat Italia sangat kehilangan seorang pemain belakang yang begitu agresif membantu lini serang. Penggantinya Emerson Palmieri tidak sebagus Spinazolla.
Hal ini yang bikin pelatih Roberto Mancini, harus mutar otak untuk meracik taktik maupun strategi jitu dengan skema permainan 4-3-3.
Sementara, Spanyol akan berusaha membalas kekalahan mereka di babak perdelapan final Euro 2016 atas Italia saat mereka kalah 0-2.
Namun kendala bagi Spanyol saat ini, karena pasukan Luis Enrique tak memiliki bomber yang mumpuni untuk mendobrak gol di lini serang. Apalagi taktik gocekan Tim Matador saat ini, belum terlihat jelas, segarang dimasa kejayaan Xavi Hernandes dan Andreas Iniesta dengan permainan Tiki Taka Maut mereka, saat pernah menghancurkan Benteng Italy di Euro 2012 dengan skor telak 4-0.
Sebab memang, untuk saat ini. Spanyol dengan bombernya Alvaro Moratta dan Gerald Moreno belum memperlihatkan kemampuan terbaiknya untuk mendobrak pertahanan Italy. Apalagi jika Pablo Sarabia berhalangan karena bermasalah dengan kebugarannya, ini akan berpengaruh buat Spanyol.
Sektor pertahanan juga perlu jadi perhatian bagi Luis Enrique. Dua bek tengah Spanyol antara Aymeric Laporte dan Paul Torres, belum solid.
Mereka tidak sebagus, duet bek tengah Italia Leonardo Bonucci dan Chiellini. Kelemahan Spanyol di dua bek tengah ini bukan tak mungkin dimanfaatkan Italia.
Persentase menang 55-45 untuk Italia. Namun Spanyol tetap memiliki kans menang dengan catatan, mereka harus lebih dulu menggetarkan gawang Gianluigi Donnarumma.
Kita lihat saja nanti, apakah kejayaan Spanyol akan terulang di Euro 2012 dengan menghajar Italia 4-0 ataukah mimpi buruk akan kembali saat menerima kekalahan Italy 2-0 di tahun 2016, jawabanya akan tersaji di Semi Final Euro saat ini yang akan berlangsung di Stadion Wembley Inggris sebentar nanti pada Rabu (07/07/2021) pukul 02:45 WIB.(zet)






