Musrenbang RPJMD Sulut 2021-2026 Prioritaskan Pembangunan Berkelanjutan

Gubernur Olly didampingi Wagub Steven bersama Forkopimda saat pembukaan Musrenbang RPJMD
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2021-2026 bakal dituangkan dalam peraturan daerah (perda).

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang didampingi Wakil Gubernur Steven OE Kandouw pada momentum pertemuan yang dihadiri jajaran kepala daerah itu menyampaikan bahwa sesuai visi dan misi memberikan prioritas pada pembangunan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Pembangunan yang berkelanjutan adalah prioritas. Demikian juga dengan pengembangan sumber daya manusia (Web SDM. Meski pemerintahan Olly-Steven tidak sampai di tahun 2026, tetapi pembangunan harus tetap dilanjutkan,” tegas Olly saat memimpin rapat di Hotel Luwansa Manado, Selasa (29/6/2021).

Gubernur Olly menyebutkan kembali bahwa visi dan misi RPJMD Sulut Tahun 2021-2026, tetap menyasar Sulut sebagai pintu gerbang di Asia Pasifik.

“Visi pembangunan Sulut sebagaimana termuat dalam

RPJMD Tahun 2021-2026 Sulawesi Utara, seperti yang tercantum dalam visi pembangunan berkelanjutan adalah menjadikan masyarakat maju dan sejahtera, di mana Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Pasifik,” bebernya.

Olly pada kesempatan yang sama, merinci visi dan misi RPJMD, dengan objek peningkatan kualitas SDM Sulut,
penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, perikanan, pariwisata dan jasa, pembangunan infrastruktur dan perluasan konektivitas, pembangunan daerah yang berkelanjutan, pemerintahan yang baik dan bersih yang didukung oleh sinergitas antar daerah.

Gubernur Olly juga mengungkap sejumlah permasalahan di sektor aspek hukum yang belum optimal sehingga. Hal itu, kata Olly kan melemahkan pelaksanaan penegakan perda

“Aspek hukum dan pengelolaan aset yang belum optimal, disebabkan oleh kurangnya inovasi pelayanan publik serta lemahnya penegakan perda,” tukasnya.

Gubernur sebelumnya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pejabat pemerintah pusat yang telah hadir dalam Musrenbang RPJMD Sulut 2021-2026.

Sementara itu, Wagub Kandouw juga menyebutkan bahwa peletakan dasar untuk lima tahun ke depan adalah amanat undang-undang. Di mana di dalamnya memuat kepentingan masyarakat Sulut secara keseluruhan.

“RPJMD ini memuat kepentingan seluruh masyarakat Sulut, yang di dalamnya ada unsur sinergitas dan koordinasi, karena mengakomodir kebutuhan kabupaten/kota,” tandasnya.

Musrenbang RPJMD Sulut, yang dihadiri
Kepala Pusat Litbang Administrasi Kewilayahan, Pemerintahan Desa dan Kependudukan Kemendagri Drs Sugeng Haryono, memberikan apresiasi atas atensi Pemprov Sulut yang telah membahasnya dengan baik.

“Saya membawa pesan Mendagri Tito Karnavian, beliau menyampaikan apresiasi atas Musrenbang RPJMD Sulawesi Utara 2021-2026,” ujarnya.

Diketahui pada kegiatan yang disupport Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara RPJMD, yang diikuti seluruh kepala daerah yang hadir.

Terlihat hadir, jajaran Forkopimda Provinsi Sulut, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen,
Sekprov Edwin Silangen dan para petinggi Pemprov Sulut lainnya.(srv)

banner 300x250