Posisi Sekdakab Minsel Mulai Diincar, Nama Pejabat Pemprov Mencuat

Sekretaris Daerah Denny Kaawoan MSi saat mendampingi Bupati Franky D Wongkar SH, Wakil Bupati Pdt Petra Y Rembang MTh, Wakil Ketua DPRD Minsel Stefanus Lumowa SE
IMG-20210818-WA0009

Amurang, Sulutreview.com – Posisi jabatan sekretaris daerah Kabupaten Minsel (Sekdakab), mulai diincar.

Jabatan tertinggi di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), ini dikabarkan bakal diisi oleh orang-orang Profesional.

Bacaan Lainnya

Berhembus kabar, jika kursi Sekdakab Minsel akan diisi oleh ASN dari Pemprov Sulut.

Sejumlah nama mulai mencuat, diantaranya, Ferry Sangian selaku staf ahli gubernur bidang pemerintahan hukum dan politik Pemprov Sulut, Evans Steven Liow Kaban Kesbangpol Sulut, Gladys Kawatu Sekretaris DPRD Sulut.

Nama-nama pejabat eselon II besutan Pemprov Sulut ini merupakan putra daerah Minsel.

Meski demikian, nama Plt Kadis PUPR Minsel Decky Tuwo juga menghiasi bursa perebutan kursi empuk jabatan tertinggi kalangan ASN.

Mengenai, penempatan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Minsel, Bupati Franky D Wongkar SH dan Wakil Bupati Pdt Petra Y Rembang, belum lama ini ketika dimintai keterangan menegaskan, untuk menempati jabatan-janbatan di pemerintahan FDW-PYR akan dibentuk tim khusus. “Ada fit and proper test bagi calon pejabat, dan melalui kajian-kajian,” tegas Wongkar didampingi Wabup Rembang.

Dikatakan, untuk seleksi pejabat dilakukan assessment. Dimana assessment ini sangat penting. Dalam seleksi ini uji kemampuan para calon pejabat akan diketahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki.

“Kami membutuhkan pejabat bisa kerja tim. Bahkan bisa kerja dengan cepat dan cekatan. Jangan sampai kami sudah lari 1000 meter eh tahunya pejabat hanya diam di tempat. Jadi memang harus cari yang profesional,” tandas Wongkar yang dikenal sebagai pria tegas dalam mengambil tindakan.

Lebih lanjut dikatakan, selain jabatan eselon II akan juga diisi jabatan eselon III. Namun kapan waktunya itu juga kata Wongkar masih menunggu. “Kita ikuti instrumen aturan mainnya. Sesuai aturan enam bulan sejak dilantik,” terangnya.

Bahkan sebelum mengisi jabatan-jabatan strategis di Pemerintah Daerah melakukan konsultasi dengan pemerintah provinsi bahkan pusat.

Sementara itu di tempat terpisah sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Minsel Denny Kaawoan MSi ketika disinggung soal rolling pejabat, mengaku siap ditempatkan dimana saja. “Ya, siap kalau memang ada rolling pejabat,” tutur Kaawoan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. Yang jelas lanjut Kaawoan soal jabatan itu adalah kepercayaan pimpinan.(srv)

banner 300x250