Silangen dan Jajaran Bahas Agenda Strategis Pemprov Sulut

Sekdaprov Edwin Silangen usai jalan sehat menggelar pertemuan dengan jajaran Pemprov Sulut

Manado, Sulutreview.com – Kuesioner yang disodorkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menjadi bagian penting yang wajib diperhatikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Materi audit terinci sebagaimana permintaan BPK tersebut, telah menjadi tanggung jawab Pemprov Sulut untuk dirampungkan. Di mana hal tersebut telah diwanti-wanti oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw.

“Saya minta agar semua pejabat struktural memberikan perhatian terhadap dokumen-dokumen prioritas yang diminta oleh BPK, sejak beberapa waktu lalu yang diikuti oleh Pak Wakil Gubernur, agar disampaikan secara terinci,” ungkap Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen, saat melaksanakan pertemuan dengan para pejabat usai melakukan olahraga jalan sehat di kawasan Kantor Gubernur, Jumat (12/3/2021).

Selain itu, Silangen juga menyampaikan evaluasi pembangunan anjungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dan tak kalah menariknya adalah anggaran atau pembiayaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta rencana pembukaan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulut, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Silangen mengatajan pertemuan yang dilaksanakan merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw.

Menurutnya, selain target yang ditetapkan dalam RPJMD 2015-2021 dan proses penyusunan RPJMD 2021-2026, terdapat beberapa kegiatan pemerintahan yang menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti.

“Saya menerima surat yang harus segera ditindak lanjuti oleh beberapa perangkat daerah, surat ini yang berkaitan dengan (PEN) Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Silangen.

Untuk poin ketiga, sebut Silangen, menyangkut rencana pembukaan operasional Rumah Sakit Umum Daerah.

“Untuk teknisnya dimintakan kepada Asisten, Kadis Kesehatan dan Kepala Rumah Sakit agar dapat mempersiapkan jadwal operasional sesuai dengan arahan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Terutama berkaitan dengan sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan ketersediaan tenaga medis. Semua harus siap pada saat operasional rumah sakit. Karena ini merupakan RSUD yang hebat dan representatif. Tentunya harus diikuti dengan kualitas pelayanan yang baik juga,” paparnya.

Terkait pembangunan anjungan TMII dan penyusunan RPMJD periode kedua ODSK, Silangen memastikan terus dikerjakan hingga kini.

“Berkaitan pembangunan TMII, sedang dipersiapkan data-datanya secara teknis yang kemudian akan kita laporkan kepada Bapak Gubernur. Mengenai penyusunan RPJMD periode kedua Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur sementara proses dan sudah on the track,” kuncinya.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *