Amurang, Sulutreview.com – Tak perlu waktu lama, Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Franky D Wongkar usai dilantik langsung action.
Dia memberikan warning keras kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Minsel.
“Tugas kerja pejabat sangat jelas, jadi itu harus dilaksanakan. Sekarang adalah kerja untuk membangun Minsel,” ujar Bupati Wongkar usai melakukan ibadah syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Minsel dan serah terima jabatan di Aula Waleta Kantor Bupati, Jumat (26/2/2021).
Menurutnya, pejabat SKPD dan ASN sudah melakukan penandatanganan pakta integritas. Dimana penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kinerja tersebut sangatlah penting yang tak bisa diremehkan oleh ASN.
“Harus ingat penandatanganan pakta integritas sebagai dokumen, bukti dan janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas fungsi dan tanggung jawab. Di samping itu juga sebagai wewenang dan peran sehingga capaian kinerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas lagi Wongkar didampingi Wakil Bupati Petra Y Rembang.
Tak hanya itu saja Wongkar juga menekankan jika ASN tidak melaksanakan tanggung jawab dengan baik, maka akan diberlakukan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya dan pak wakil bupati tidak akan main-main. Ingat juga juga ASN harus memiliki tanggung jawab untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” tandas lagi Wongkar.
Lebih jauh dikatakan, pemerintahan di Minsel sekarang ini sangat jelas arah dan tujuannya. Sehingga pencapaian target kinerja benar-benar harus dicapai. “Target kinerja yang ingin dicapai bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dengan tujuan guna terwujudnya pelayanan kepada masyarakat demi peningkatan kesejahteraan hidup kepada masyarakat,” ucapnya mengingatkan lagi kepada seluruh ASN lebih lagi kepada kepala SKPD.
Dalam pencapaian tujuan itu juga Wongkar mengingatkan, seluruh kepala SKPD dan ASN untuk mematuhi dan melaksanakan dokumen Pakta integritas dan perjanjian kinerja yang telah ditandatangani bersama.
Menurutnya, hal tersebut merupakan implementasi dari sumpah dan janji yang sudah diucapkan dan ikrarkan.
Karena sasaran pemerintah sangat jelas yaitu untuk membawa perubahan guna mempercepat akselerasi pembangunan yang ada di Minsel.
Untuk itulah FDW dan PYR sepakat membawa visi Minsel maju berkepribadian dan sejahtera. Sebagai slogan dan jati diri Minsel ke depan.
Karena Minsel tidak hanya menjadi kabupaten yang maju tapi juga harus memiliki penduduk yang berkepribadian dan sejahtera.(srv)













