Sekretaris Dinas Kesehatan dr Calvin Wuisang
Bitung, Sulutreview.com- Menyikapi akan adanya kabar soal hasil proses Vaksinasi Covid-19 di Kota Bitung, yang berlangsung pada Senin (01/02/2021) yang dilakukan di Pendopo Kantor Walikota Bitung.
Dimana Walikota Max J Lomban gagal lolos divaksin dan Wakil Walikota Ir Maurits Mantiri ditunda untuk dilakukan Vaksinasi, langsung dijelaskan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Calvin Wuisang.
kepada wartawan Wuisang mengatakan bahwa dalam hasil pemeriksaan Kesehatan Walikota Max J Lomban tidak bisa di Vaksin, hal ini dikarenakan bahwa beliau telah melampaui batas usia maximum dikarenakan ambang Batas Usia yang diatur, yaitu dari yang berusia 18-59 tahun, sedangkan Walikota sudah berumur 64 tahun dengan demikian sudah tidak bisa untuk di Vaksin karena batas usia sudah lewat.
Sementara itu, alasan kenapa sampai Wakil Walikota Ir Maurits Mantiri MM belum bisa di vaksin. Hal itu dikarenakan dalam pemeriksaan Kesehatan awal, beliau menyatakan dalam keadaan penyakit Flu/Pilek, sehingga proses pemberian Vaksin, bukan tidak bisa, namun hanya ditunda saja.
“Bahwa untuk Pak Walikota tidak bisa divaksin karena batas usai yang sudah lewat karena beliau sudah melewati batas ambang usia. Yang mana sesuai aturan hanya yang berusia dari 18-59 tahun sedangkan beliau Pak (Walikota red) sudah berumur 64 tahun. Sehingga sudah tidak bisa diperkenankan untuk di vaksin lagi,” tandasnya.
Sementara untuk Pak Wakil Walikota Ir Maurits Mantiri MM, bukannya tidak bisa di Vaksin, namun hanya penundaan saja, karena saat diperiksa kesehatanya dirinya mengakui dalam keadaan Flu atau pilek.
Juga Sekda Dr Audy Pangemanan MS.i menurut dr Calvin bahwa kondisi kesehatanya saat di tensi darah bahwa darahnya naik melewati batas maksimum. “Sehingga juga beliau bukanya tidak secara paten namun hanya ditunda saja seperti Pak Wakil Walikota Bitung,” tandasnya.
Kendati demikian, dapat kami laporkan pembaca skalian bahwa yang lolos dalam penyuntikan Covid-19 ini di Kota Bitung baru Bapak Dandim 1310 Let Kol Inf Benny Lesmana.
Dan dari hasil acara penyuntikan Covid-19 ini, dari 9 orang peserta, hanya 3 yang lolos di suntik Vaksin salah satunya Dandim 1310, Wakapolres Kompol Prevly Tampanguma dan Kabag Ops Polres Kompol Eddy Saputra.(zet)













